Jember (beritajatim.com) – Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Tahun 2021 terhitung rendah. Ini memunculkan keprihatinan di kalangan parlemen.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Jember Tita Fajarwati mengatakan, serapan APBD 2021 baru mencapai 60 persen. “Mudah-mudahan, bismillah, akhir tahun serapan bisa 80-85 persen,” katanya
Feni Purwaningsih, juru bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, mengingatkan bahwa masa anggaran 2021 belum selesai. “Jangan bermalas-malasan bekerja untuk masyarakat. Masih ada waktu untuk merealisasikan kerja untuk masyarakat tanpa banyak alasan dan ketakutan,” katanya, dalam sidang paripurna penetapan Peraturan Daerah Anggaran Pembangunan Belanja Daerah Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2022, di gedung DPRD setempat, Kamis (18/11/2021).
Fraksi PKS menerima keluhan masyarakat setiap hari. “Pembangunan tidak merata, program multiyears tak begitu terasa wujudnya. Aspirasi masyarakat yang dititipkan ke Dewan dianggap angin lalu tanpa itikad kapan direalisasikan oleh pemerintah, Sungguh kami malu dianggap hanya akal-akalan atas aspirasi yang dititipkan melalui reses oleh Masyarakat,” kata Feni.
PKS menginginkan agar ke depan organisasi perangkat daerah dilibatkan dalam penyusunan perencanaan anggaran. Dengan demikian, lanjut Feni, kebijakan yang muncul bukan hanya dari atas ke bawah yang menyebabkan kebingungan dan tidak bersemangatnya OPD untuk memaksimalkan penyerapan anggaran.
“Semisal Dinas Pemuda dan Olahraga hanya mendapat anggaran sangat minim untuk menyelenggarakan tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Jatim dengan target bagai mimpi di siang bolong, menjadi juara umum. Mohon hentikan drama yang tidak perlu ini. Pertegas sikap dan posisi anda kepada rakyat dan kami yang mewakili rakyat,” kata Feni.
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-jember”]
“Teruntuk para OPD: kita tidak sedang bermain Squid Game di mana yang tidak bergerak malah selamat. Kami menagih janji manis bupati yang lalu terkait akselerasi yang katanya enam bulan akan menyelesaikan masalah di Jember,” kata Feni.
Squid Game adalah film serial Korea Selatan mengenai permainan bertahan hidup yang brutal. Ada 456 orang yang tengah putus asa karena dililit utang yang terlibat dalam permainan ini. Jika menang, mereka akan mendapatkan hadiah Rp 551,3 miliar. Jika kalah, mereka harus mati. [wir/but]






