Tuban (beritajatim.com) – PT. Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban beri pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada 20 pemuda fresh graduate di wilayah ring 1 Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Tuban.
Dalam pelatihan tersebut, direncanakan PT. TPPI membutuhkan ribuan tenaga kerja pada bulan September mendatang.
General Manager PT. TPPI Sugiyo mengatakan, setiap tahunnya PT. TPPI memberikan pelatihan rutin K3 dan Scaffolding, termasuk program – program dari CSR seperti pemberian bantuan kepada siswa berprestasi dan falisitas di Sekolah Dasar.
“Pelatihan ini kaitannya dengan meningkatkan pengetahuan terutama kepada yang kita pilih yakni ring 1 kedepan kita akan perluas lagi di wilayah Tuban,” tutur Sugiyo.
Baca Juga: Arema FC Terapkan Penjualan 100 Persen Tiket Secara Online saat di Bali
Adapun, 20 peserta yang mengikuti antara lain 11 orang dari Desa Purworejo, 5 orang dari Desa Remen dan 4 orang dari Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
“Hasil dari pelatihan K3 ini sebetulnya peserta dibebaskan mau bekerja dimana, kami tidak mengekang mereka mau bekerja dimana. Setidaknya mereka sudah bertambah ilmu dan pengetahuannya tentang K3 ini,” terang dia.
Namun, pihaknya memberikan informasi bahwa kedepan PT. TPPI akan membutuhkan tenaga kerja untuk project revam sekitar 2000 pekerja temporer.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Begal Handphone Bersenjata Linggis di Jalan Merr
“Dalam waktu dekat ini bulan September Insya Allah nanti 20 peserta yang ikut K3 ini bisa kita serap semua,” harap dia.
Tentu Sugiyo juga berharap bahwa pelaksanaan kegiatan yang diberikan oleh perusahaan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar khususnya masyarakat Tuban.
“Mudah – mudahan kegiatan pelatihan ini bisa berkelanjutan dan bermanfaat,” paparnya.
Sementara itu, Kepala BLKI Tuban Takhiyat menyampaikan terimakasih kepada PT. TPPI yang memberikan pelatihan K3 kepada masyarakat Tuban.
Baca Juga: Ajakan Bunda PAUD Kota Kediri Soal Suasana Belajar
“Kami disini hanya sebagai kapasitas untuk melatih anak – anak saja supaya mengerti sebelum memasuki dunia kerja,” ungkap Takhiyat.
Mereka yang mengikuti telah digembleng selama 10 hari terhitung dari tanggal 19 juni – 5 juni dan mendapat hari libur Idul Adha. Menurut Takhiyat, materi – materi yang diberikan cukup beragam tentunya tentang K3, pemadaman, ketinggian, termasuk praktek secara langsung dan ada sedikit materi pengawasan.
“Paling tidak mereka sudah tahu peraturan nanti di tempat kerja seperti apa, mereka memiliki Skill dan pengetahuan, sehingga harapan kami nantinya secepatnya mendapat kerja,” ujar Takhiyat.
Baca Juga: Ribuan Masyarakat Hadiri Haul Habib Abu Bakar Bin Muhammad Bin Umar Assegaf di Gresik
Sebab, dengan adanya bantuan pelatihan dari perusahaan seperti ini akan mengurangi tingkat pengangguran terbuka sekaligus peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami juga sarankan untuk pencari kerja agar mendaftar di Dinas Tenaga Kerja, dengan begitu ketika ada perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja pasti melalui Disnaker, tentu yang akan dihubungi pasti para pencari kerja yang terdata oleh Disnaker,” pungkasnya. [Ayu/ian]
![Serap Tenaga Kerja, PT. TPPI Tuban Beri Pelatihan K3 untuk Calon Pekerja 20 pemuda fresh graduate yang mengikuti pelatihan K3 oleh PT. TPPI Tuban. [Foto:Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/07/20-pemuda-fresh-graduate-yang-mengikuti-pelatihan-K3-oleh-PT.-TPPI-Tuban.jpg)





