Surabaya (beritajatim.com) – Kelompok gangster melakukan konvoi dan menyerang pemukiman warga di Jalan Keputih, Jumat (02/12/2022).
Dari informasi yang dihimpun, sejumlah warung rusak dan 1 warga menjadi korban kebengisan kelompok gangster tersebut.
Rahman (27) salah satu warga Jalan Keputih mengatakan, kelompok gangster tersebut datang dari arah Jalan Medokan sambil membawa sajam. Tak berselang lama, mereka memasuki kampung keputih.
“Ada 50an sepeda motor, mereka arah dari Medokan langsung masuk ke Keputih, langsung menyasar warkop. Dia itu memang tujuan menyerang warkop,” kata Rahman, ketika dikonfirmasi.
Dalam penyerangan di Keputih, 3 anggota gangster berhasil diamankan oleh karang taruna dan warga yang melakukan perlawanan. Merasa dilawan warga, para gangster tersebut kemudian melarikan diri ke arah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Jalan Kalisari Damen.
“Ketika di pertigaan itu diberhentikan sama orang-orang. Terus mereka jadi dua kelompok, satu ke arah Jalan Kalisari Damen, satu lagi ke kampus ITS, di kampus its ketangkep 5 orang dan Kalisari Damen 5 orang,” jelasnya.
Rahmat yang ikut mengejar mengatakan, saat ditangkap gangster tersebut membawa sejumlah senjata tajam dan bambu. Para pelaku serta barang bukti telah dibawa ke Polsek Sukolilo.
“Tertangkapnya di tiga titik, di kampus ITS, Apartemen Puncak Kertajaya, sama di Jalan Kalisari Damen, arah Pakuwon City. Setelah ditangkap langsung dibawa ke Polsek Sukolilo,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan jika kejadian penyerangan oleh gangster kbukan pertama kalinya, sebab satu bulan lalu juga terjadi penyerangan serupa. Akan tetapi, gangster tersebut mendatangi warung yang berbeda.
“Warkopnya itu berbeda sama yang diserang sebelumnya, jadi seperti random. Teman- teman kebingungan, sebenarnya ada masalah apa gangster itu, warkop yang diserang beda-beda,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gangster-surabaya”]
Sementara itu, Kapolsek Sukolilo, Kompol M. Sholeh, belum bisa memberikan keteranganya. Ia pun melemparkan ke Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Iptu Hejden Oktianto.
“Bentar-bentar bentar, saya masih rapat sama warga Keputih, sama Kanit Reskrim dulu, kita bagi tugas, atau nanti saja,” kata Sholeh.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Iptu Hedjen Oktianto tidak membalas pesan yang dikirimkan. (ang/ted)






