Probolinggo (beritajatim.com) – Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Probolinggo sepanjang tahun 2021 mencapai 166 kasus, dan satu meninggal dunia.
Hal itu disampakian oleh Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) pada Dinkes Kabupaten Probolinggo, dr. Dewi Vironica, menurutnya kasus meninggal akibat DBD itu, sudah bulan pada Maret lalu. Selain DBD yang bersangkutan juga terinfeksi penyakit lainnya. “Diagnosis gagal jantung,” sampainya, Rabu (29/12/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”demam-berdarah”]
Dewi menjelaskan kalau pada bulan Januari ada sebanyak enam kasus, lalu pada bulan Februari sebanyak 19 kasus, pada bulan Maret sebanyak 53 kasus dan satu diantaranya meninggal dunia, delapan kasus pada bulan April, bulan Mei sebanyak 11 kasus, dan pada bulan Juni sebanyak 19 kasus.
Pada bulan Juli dan Agustus tidak ada kasus DBD, September sebanyak dua kasus, Oktober 12 kasus. Dan pada bulan November sebanyak satu kasus. “Data Desember belum berakhir,” sebutnya.
Ia menambahkan jika penyakit DBD ini memang sering ditemukan saat musim penghujan tiba. Untuk mencegah terjangkitnya DBD ini dapat dilakukan dengan 3 M yakni, menguras dan menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas. (tr/kun)






