Gresik (beritajatim.com) – Jalan Raya Daendels Pantura Gresik kembali menelan korban. Kali ini korban adalah pengendara motor atas nama Ary Arianto (43) warga asal Jalan Amak Khasim I/19 Gresik. Arianto tewas di tempat kejadian perkara (TKP), di Jalan Raya Desa Bungah Gresik, akibat terlindas dump truk yang dikemudikan Arif.
Kronologis kecelakaan lalu lintas ini berawal saat korban (Ary Arianto) yang mengendarai motor Honda Supra H 4397 CZ berjalan dari arah selatan menuju ke Utara. Sewaktu melintas di Jalan Raya Desa Bungah Gresik, korban mendahului kendaraan dump truk S 8839 UT dari sisi kanan.
Diduga karena kurang memperhatikan arah depan jelas, korban tidak bisa menjaga jarak. Haluannya terlalu ke kanan. Kemudian motor yang dikendarainya membentur bodi depan kanan kendaraan dump truk. Sehingga, terjadi kecelakaan. Tubuh korban terlindas ban dump truk tewas di TKP.
“Korban saat mendahului kurang memperhatikan arah depan dengan jelas, dan tidak bisa menjaga jarak aman haluan terlalu ke kanan melewati marka jalan,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Suharto, Selasa (10/05/2022).
Masih menurut Suharto, korban mengalami luka parah di bagian perut. Kemudian dimintakan visum et rapertum dari RSUD Ibnu Sina Gresik.
“Jenazah korban sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik dan sudah dimakamkan oleh keluarganya,” paparnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-gresik”]
Ia menambahkan, terkait dengan kejadian ini, pengemudi dump truk atas nama Arif telah dimintai keterangan. Dari pemeriksaan tersebut, Arif diketahui telah memiliki SIM BII dan mengenakan safety belt.
“Pengemudi dump truk sudah kami periksa, ternyata surat-suratnya lengkap,” imbuhnya.
Diakui Suharto Jalan Raya Daendels Pantura Gresik kerap kali terjadi kecelakaan dan masuk kategori black spot. Untuk itu, dirinya mengimbau kepada pengendara roda dua agar berhati-hati dan tetap waspada serta mematuhi peraturan lalu lintas. [dny/but]






