Mojokerto (beritajatim.com) – Salah satu pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi di RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jumat (20/8/2021) petang kabur. Meski pasien sempat menolak dibawa kembali ke rumah sakit, namun akhirnya petugas berhasil membujuk pasien untuk kembali ke RSUD RA Basoeni.
Sumber Beritajatim.com menjelaskan, jika pasien dengan inisial S (43) ini diketahui kabur dari rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto sekira pukul 17.00 WIB. Namun tak berjarak lama, petugas menyadari jika pasien tersebut tidak berada di ruang isolasi Covid-19 RSUD RA Basoeni.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasien-covid-kabur”]
Pihak RSUD RA Basoeni langsung mendatangi rumah pasien di salah satu desa yang ada di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Untuk Menghindari hal yang tak diinginkan, pihak RSUD RA Basoeni ke rumah pasien didampingi oleh pihak perangkat desa serta aparat TNI/Polri.
“Namun upaya dari tim Nakes serta pihak perangkat desa dan aparat TNI/Polri masih belum juga berhasil. Hingga pukul 22.30 WIB, petugas masih stanby di depan pasien karena yang bersangkutan belum bersedia untuk dibawa kembali ke RSUD RA Basoeni,” ungkap sumber, Sabtu (21/8/2021).
Sementara itu, Plt Direktur RSUD RA Basoeni, dr Ulum Rokhmat Rohmawan membenarkan terkait hal tersebut. “Iya sempat pulang (pasien, red). Tapi jam 11 malam udah balik ke RSUD RA Basuni, sekarang dirawat di B4 RIC19. Pasien diketahui memiliki penyakit penyerta atau kormobid, hipertensi,” jelasnya. [tin/ted]






