Jember (beritajatim.com) – Seleksi Mandiri Mahasiswa Baru (Semmaba) menjadi jalur terakhir untuk masuk menjadi mahasiswa Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, diperebutkan 5.566 orang peserta.
Universitas Jember akan menerima 2.050 calon mahasiswa baru dari jenjang diploma, sarjana terapan, dan sarjana dari jalur Semmaba. Ini berarti sekitar 25 persen dari total jumlah mahasiswa baru Universitas Jember angkatan 2023.
Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Semmaba akan digelar pada 5 – 9 Juli di Kampus Tegalboto, Universitas Jember. “Panitia menyediakan Ada 22 ruang di 15 lokasi ujian, dengan 790 perangkat komputer yang tersedia di setiap sesi,” kata Wakil Rektor I, Slamin, sebagaimana dilansir Humas Unej, Senin (3/7/2023).
Rencananya, dalam satu hari, ujian dilakukan untuk 1.580 peserta dalam dua sesi. Setiap 20 orang peserta akan diawasi satu orang pengawas. Para peserta diminta hadir satu jam sebelum jadwal ujian dimulai agar bisa mempersiapkan diri dengan baik.
“Selain itu, semua peserta diharapkan tetap menjaga kesehatan seperti memakai masker walaupun pandemi Covid-19 sudah dinyatakan berubah menjadi endemi oleh pemerintah,” kata Wakil Koordinator Kehumasan, Rokhmad Hidayanto.
Peserta UTBK Semmaba yang memerlukan layanan khusus karena hal-hal tertentu dipersilakan menghubungi Humas Universitas Jember. “Prinsipnya panitia akan berusaha memfasilitasi semua kebutuhan peserta UTBK Semmaba,” kata Rokhmad.
Panitia sudah mengecek perangkat komputer dan jaringan. “Kami juga menggelar gladi bersih UTBK Semmaba dengan menempatkan panitia yang menjalankan peran sebagai peserta ujian,” kata Slamin.
Tim teknologi informasi dan komunikasi di seluruh lokasi ujian juga sudah dicek. “Tujuan pengecekan perangkat komputer dan jaringan serta gladi bersih hari ini guna memastikan sistem UTBK SEMMABA berjalan dengan baik,” kata Slamin. [wir]






