Jakarta (beritajatim.com) – Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1444 H jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023. Terdapat sembilan peruqyah asal Jawa Timur melihat hilal.
Mereka adalah Inwanuddin (usia 55 tahun, Pekerjaan Swasta, Provinsi Jawa Timur, Sholahuddin (usua 55 tahun, Pekerjaan Swasta, Provinsi Jawa Timur), dan Syamsul Fuad (usia 55, Pekerjaan Swasta, Provinsi Jawa Timur). Syamsul menyatakan melihat hilal dan telah disumpah oleh Dr. H. M. Arufin, S.H, M.Hum Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Gresik.
Kemudian Shofiyul Muhibbin (usia 38 Tahun, Pekerjaan Guru, Provinsi Jawa Timur) yang menyatakan melihat hilal dan telah disumpah oleh Muhammad Anwar Umar Hakim Pengadilan Agama Kota Pasuruan. Ada juga Suudil Azka (usia 56 Tahun, Pekerjaan Guru Agama, Provinsi Jawa Timur), M. Muzani (usia 57 Tahun, Pekerjaan Wiraswasta, Provinsi Jawa Timur), dan Banjir Sidomulyo (usia 48 Tahun, Pekerjaan Kasi Pendma, Provinsi Jawa Timur) yang menyatakan melihat hilal dan telah disumpah oleh Muhammad Fadli, S.H, M.H Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Lamongan.
Terakhir Mahmud (usia 49 Tahun, Pekerjaan Nelayan, Provinsi Jawa Timur) dan Ilyas (usia 36 tahun, Pekerjaan Guru, Provinsi Jawa Timur) yang menyatakan melihat hilal dan telah disumpah oleh Drs. Khoiruddin, M.H Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Bangkalan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Ramadhan”]
Ada juga peruqyah dari kota lain yang melihat hilal. Mereka adalah Taufik Abdul Aziz (usia 51 Tahun, Pekerjaan ASN, Provinsi Sulawesi Tengah) menyatakan melihat hilal dan telah disumpah oleh Misman Hadi Prayitno, S.Ag, M.H Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Donggala. Dr. Arino Bemi Sado (usia 48 Tahun, Pekerjaan Tim Hisab Rukyat Kanwil Kemenag NTB , Provinsi Nusa Tenggara Barat) yang menyatakan melihat hilal dan telah disumpah oleh Dr. Drs. H. Izzuddin, HM, SH., MH. Hakim Pengadilan Tinggi Agama Mataram. Sedangkan Syamsul Bahri (usia 38 Tahun, Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil) yang menyatakan melihat hilal dan telah disumpah oleh Dr. H. M. Tamrin, M.H Hakim Pengadilan Agama Kota Jakarta Timur.
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib melaporkan kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bahwa secara hisab, semua sistem sepakat bahwa ijtimak menjelang Ramadhan jatuh pada Rabu, 22 Maret 2023 atau bertepatan dengan 29 Sya’ban 1444 H sekitar pukul 00.23 WIB.
Secara hisab posisi hilal di Indonesia saat sidang isbat awal Ramadan 1444 H, sudah memenuhi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Kemudian hari ini yang bertepatan dengan 29 Sya’ban 1444 H, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk, berkisar antara 6 derajat 46,2 menit sampai dengan 8 derajat 43,2 menit, dengan sudut elongasi antara 7,93 derajat sampai dengan 9,54 derajat
“Dari 124 titik ada 12 peruqyah yang melaporkan telah melihat hilal. Dengan demikian tadi kita bersepakat secara mufakat 1 Ramadhan 1444 H jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. [kun]






