Sidoarjo (beritajatim.com) – Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi di dua minimarket. Yakni di kawaslan Jalan Diponegoro Kelurahan Lemah Putro Sidoarjo dan minimarket doi Desa Lajuk Kec. Porong Selasa (1/3/2022) dini hari.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, aksi curat yang terjadi di minimarket Lemah Putro, diketahui saat karyawan bernama Dwi Adi S (33) asal Gelam Candi dan Sulton (21) warga Tanggulangin, masuk kerja sekitar pukul 06.00 WIB.
Kedua saksi yang jaga shift pagi di TKP, kondisi pintu depan toko sudah terbuka. Kemudian kedua langsung menghubungi saksi lainnya dan diteruskan lapor ke Polsek Kota.
Polisi yang tiba di lokasi, melakukan pengecekan isi toko bersama para saksi. Saat dilakukan pengecekan ke gudang belakang terlihat plafon dalam keadaan jebol dan brankas uang milik mininarket juga dalam keadaan rusak dan brankas dalam keadaan terbuka. “Mesin (server) CCTV juga hilang,” ucap saksi di lokasi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pembobolan”]
Dugaan, pelaku keluar melalui pintu depan terlihat gembok pintu yang ada di dalam pintu tidak ada atau hilang. “Akibat kejadian tersebut pihak toko ritel mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 30 juta,” terangnya.
Sementara untuk kasus curat di minimarket di Desa Lajuk, pelaku berhasil masuk, diduga dengan cara menjebol atap dan plafon.
Selasa (1/3/2022) pukul 01.51 WIB dan pukul 02.45 WIB, HP milik saksi Anshori bunyi alarm pertanda ada orang masuk dalam toko. Selanjutnya saksi memberitahukan karyawan lainnya melalui WA Group toko.

Sekitar pukul 03.10 WIB, saksi Wiwik Vita bersama suaminya datang ke toko mengamati dari luar dan sekitar toko, namun tidak ada tanda-tanda yg mencurigakan hingga sekitar pukul 03.30 WIB saksi pulang.
Pukul 05.30 WIB saksi Wiwik Vita kemudian masuk toko bersama Putri, karyawan lainnya. Keduanya mengecek barang di area penjualan dan brankas keadaan rapi dan aman.
Dibagian gudang, keduanya melihat barang barang berantakan dan plafon diatas tembok DVR CCTV jebol serta atap toko yg terbuat dari seng bautnya terlepas. Hasil pengecekan barang barang dalam toko tidak ada yang hilang.
Terpisah, Kepala Subseksi (Kasubsi) Pengelolaan Informasi Dokumentasi dan Multi Media (PIDM) Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono memberarkan kejadian dua curat yang menyasar minimarket.
Dua kasus dugaan pencurian itu juga telah dilaporkan ke polisi. Kini polisi juga tengah bekerja untuk mengungkap kasus tersebut.
Ipda Novi menyebutkan untuk kejadian curat di minimarket Lemah Putro Sidoarjo, kerugiannya ditaksir mencapai Rp 30 juta. Sedangkan di Lajuk Porong, tidak sampai ada barang yang hilang. Tetapi hanya kerugian akibat kerusakan sejumlah barang di dua minimarket tersebut. “Pelaku masih lidik,” tegasnya. (isa/kun)






