Malang (beritajatim.com) – Sekretaris Jendral PKB Hasanuddin Wahid mengatakan bahwa partainya menjadi satu-satunya fraksi di DPR RI yang meminta pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut Tragedi Kanjuruhan. Mereka membutuhkan dukungand dari fraksi lainnya agar Pansus dapat segera terbentuk.
“Hanya PKB dan Cak Imin (Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar) yang menyuarakan Pansus bagaimana lagi kami tidak bisa berjalan sendirian,” kata pria yang akrab disapa Cak Udin ini, Senin, (26/12/2022).
Anggota DPR RI Komisi X ini mengatakan, bahwa partainya tetap akan mendorong fraksi lain segera menyusul mereka dalan pembentukan Pansus. Cak Udin menuturkan bahwa keinginan Aremania adalah pengusutan tuntas terkait Tragedi Kanjuruhan yang membuat 135 orang meninggal dunia dan 600 lebih terluka.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tragedi-kanjuruhan”]
“Saya tetap mendorong di tingkat DPR RI agar penanganannya semakin transparan dan kemudian menyentuh hingga sumber masalah. Ini yang dibutuhkan Aremania. Saya sudah menyiapkan Pansus untuk kasus Kanjuruhan tapi tidak ada fraksi-fraksi yang lain setuju,” ujar Cak Udin.
Selain itu, PKB juga meminta sejumlah pihak mulai Polri, Menpora, hingga PSSI obyektif dan transparan dalam pengusutan kasus ini. Karena tuntutan Aremania adalah ada penambahan tersangka dan pasal terkait pembunuhan dalam pengusutan Tragedi Kanjuruhan.
“Kami mendorong kepolisian, PSSI, Kemenpora dan semua pihak yang terkait dengan hal ini untuk memang layak dihukum harus dihukum. Karena rasa keadilan masyarakat Malang Raya khususnya Aremania ini bisa diwujudkan oleh pemerintahan kita,” tandas Cak Udin. (luc/kun)






