Bojonegoro (beritajatim.com) – Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Nurul Azizah masuk bursa calon Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro. Saat ini nama-nama usulan calon Pj Bupati itu masih dalam proses pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro.
Sejumlah pandangan dari kelompok masyarakat menilai, ASN yang layak menjadi Pj Bupati Bojonegoro ini adalah Sekda Bojonegoro Nurul Azizah. Seperti yang diungkapkan oleh Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Bojonegoro, Samudi.
“Dari nama-nama yang muncul ini saya dengar salah satunya dari Asisten 1, Inspektorat dan Sekda Bojonegoro. Menurut saya nama-nama yang muncul dan memang tahu, mampu, dan mau itu adalah sekda yang paling mampu menurut saya,” ujarnya, Rabu (2/8/2023).
Samudi menilai, secara intelektual Nurul Azizah sudah teruji. Lebih spesifik, lanjut dia, secara sistem birokrasi pemerintahan cukup mumpuni dan asli orang Bojonegoro. Hal itu terlihat saat rapat bersama yang pernah dia ikuti bersama Sekda, apa yang disampaikan lebih mudah dipahami dan mudah diterima.
“Yang paling penting asli orang Bojonegoro, sehingga rasa kepemilikannya akan tinggi, sehingga melu handarbeni, hangrungkebi, dan mulat sariro hangroso wani,” ujarnya.
BACA JUGA:
Tiap Fraksi Diminta Setor 3 Nama Calon Pj Bupati Bojonegoro
Senada juga disampaikan oleh Dewan Masjid Indonesia, Cabang Bojonegoro, Nurhadi. Menurutnya, secara struktural pejabat di lingkup Pemkab Bojonegoro setelah bupati, ada Sekda Bojonegoro. Hal itu menjadi tolak ukur bahwa dari segi struktural maupun pengalaman sudah mumpuni.
“Apalagi Bu Nurul orang lokal, dan tahu persis bagaimana Bojonegoro. Setahu saya, Bu Nurul ini lahir, berkarir, dan besar di Bojonegoro. Jadi jangan seperti memilih kucing dalam karung,” terangnya.
Secara personality, lanjut dia, Nurul Azizah dinilai cukup egaliter dan sosialnya bagus. “Tanggapan masyarakat di Kalitidu, saat dulu menjabat Camat Kalitidu juga baik,” terangnya.
Salah satu anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro yang enggan disebut namanya mengatakan, kinerja Sekda Bojonegoro Nurul Azizah selama ini cukup bagus.
“Komentar saya hanya satu, jika jadi Pj bisa mencalonkan bupati sangat setuju. Tapi kalau sudah jadi Pj kemudian tidak boleh menjadi calon bupati ya kurang setuju,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Kandidat Pj Bupati Bojonegoro Mencuat, Ada dari JPT Pratama di Kementerian/Lembaga
Sementara salah seorang Tokoh Perempuan di Kabupaten Bojonegoro Nurhayati menyebut bahwa Nurul Azizah secara personal memang sederhana, bersahaja, dan ramah. Menurutnya, perempuan asli Bojonegoro itu juga tergabung dalam beberapa komunitas kelembagaan, diantaranya DMI, MUI, maupun di FKUB.
“Dengan keterlibatan dibeberapa komunitas tersebut, tentunya Beliau sangat memahami situasi dan kondisi masyarakat Bojonegoro. Menurut saya, Beliau sangat layak untuk menjadi Pj Bupati Bojonegoro,” tegasnya.
Sementara diketahui, masa jabatan Bupati Anna Mu’awanah dan Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto akan segera berakhir. Masa jabatan bupati dan wakil bupati Bojonegoro berakhir pada September 2023 mendatang. Sedangkan pemilihan Bupati Bojonegoro akan dilakukan serentak pada Pemilu 2024.
Untuk mengisi kekosongan jabatan bupati tersebut, maka akan diisi oleh Penjabat (Pj) Bupati. Penjabat bupati ini dari ASN yang secara golongan kepangkatan memenuhi syarat. Usulan Pj Bupati diantaranya bisa dilakukan oleh DPRD setempat. Batas waktu usulan DPRD Bojonegoro terakhir pada 9 Agustus 2023. [lus/beq]






