Magetan (beritajatim.com) – Seorang lansia yang merupakan jamaah calon haji (JCH) asal Kelurahan/ Kecamatan Parang Kabupaten Magetan, Jawa Timur meninggal dunia di Mekah pada Jumat (9/6/2023). Dia adalah Sarbini Sastro Tardji (67), JCH kloter 14.
Pihak keluarga sempat merasakan firasat. Khadijah (75) kakak Sarbini mengatakan jika dia sudah was-was jika adiknya bakal meninggal saat menjalankan ibadah haji. Lantaran, saat hendak berangkat haji, Sarbini membagikan amplop berisi uang kepada seluruh kerabat dan anak-anaknya.
“Saya dapat kabar tadi pagi jam 08.00 WIB dari anaknya adik saya. Dia telepon saya sambil menangis, saya langsung tanggap, kalau adik saya meninggal dunia. Saya ada firasat, karena adik saya sebelum berangkat haji itu bagi-bagi amplop. Ke saya ke anak-anaknya, saudara-saudara dikasih semua,” kata Khadijah saat ditemui di rumah duka di Parang, Magetan, Jumat (9/6/2023).
Khadijah mengatakan, dia sempat berpikir bagi-bagi amplop ini jadi salam perpisahan dari adiknya. Dia tak menyangka apa yang dia pikirkan menjadi kenyataan. “Padahal waktu mau berangkat itu sehat wal afiat. Makan apa-apa bisa. Tapi, adik saya punya riwayat penyakit kencing manis kronis,” katanya.
Khadijah menceritakan, dia sempat berkomunikasi dengan Sarbini saat sudah sampai di Tanah Suci. “Adik saya ini berangkat haji dengan istrinya. Terakhir berkabar dengan saya itu hari Jumat kemarin, seminggu lalu. Dia cerita makanannya enak, terus ditempatkan di ruangan khusus karena risiko tinggi. Tapi dia nyaman, tapi ternyata ya Allah berkehendak lain,” kata Khadijah.
BACA JUGA:
Visa Tak Terbit, 1 Jemaah Calon Haji Sumenep Kuota Cadangan Batal Berangkat
Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Magetan Imam Subakti sempat bertakziah ke rumah duka Sarbini di Parang, Magetan. Imam menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Imam menceritakan jika Sarbini meninggal karena serangan jantung. Sarbini memiliki riwayat penyakit diabetes. Pihaknya sempat melakukan cek kesehatan dan kondisi Sadbini saat itu fit dan mampu melaksanakan ibadah haji meski menggunakan kursi roda.
BACA JUGA:
Cuaca Panas di Madinah, 40 Jemaah Haji Blitar Batuk dan Flu
“Pak Sarbini ini meninggal di Rumah Sakit di Mekah, Arab Saudi. Mungkin karena terlalu bersemangat saat hendak menajalankan ibadah haji. Kemudian, kondisinya drop. Semoga wafatnya beliau tergolong syahid karena saat menjalankan ibadah, serta semoga husnul khotimah,” kata Imam.
Jenazah Sarbini bakal dikebumikan di Tanah Suci. Pihak keluarga pun menerima dengan lapang dada. [fiq/but]






