Malang (beritajatim.com) – Sosialisasi dan teguran diberikan Satlantas Polres Malang terhadap 15 orang pengendara, Selasa (26/4/2022). Dalam sosialisasi itu, pengendara diingatkan tentang kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Pengamanan arus mudik Lebaran akan mulai pada 28 April hingga 9 Mei 2022 mendatang.
Selain mendirikan beberapa Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan, Satlantas Polres Malang juga melakukan rangkaian sosialisasi kepada masyarakat.
Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat melalui Kasatlantas, AKP Agung Fitransyah mengatakan, operasi Ketupat digelar untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat jelang dan saat Lebaran.
“Dengan sosialisasi ini, kita ajak masyarakat agar lebih peduli dengan keselamatan dirinya sendiri dan pengendara lain di jalan,” ungkap AKP Agung Fitriansyah.
Kata Agung, Suatu program represif edukatif dari Polri tahun ini, untuk mendukung kelancaran arus mudik dengan diberikan simbol teguran berupa ‘Janur Kuning’.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-malang”]
Sosialisasi dan penindakan ‘Janur Kuning’ hari ini dipimpin langsung Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang, Ipda Andi Agung bagi pengendara di simpang empat Karanglo.
“Kami berikan blangko teguran kepada 15 pelanggar dan penyematan janur kuning di kendaraannya,” tegas Agung.
Dengan diberikannya tanda Janur Kuning, lanjut Agung, pihaknya berharap para pengendara lain dapat lebih berhati-hati.
“Harapan kami angka kecelakaan bisa ditekan, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman, sehat dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya. [yog/but]







