Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Malang bakal menggenjot pelaksanaan vaksin bagi anak usia 6 hingga 11 tahun. Selain di sejumlah lembaga sekolah nantinya, vaksin bagi anak-anak ini akan dilakukan disejumlah instansi. Salah satunya, vaksin anak yang di gelar di Mapolres Malang, Minggu (19/12/2021) pagi.
Markas Polisi di Jalan Ahmad Yani Nomer 1 Kepanjen, Kabupaten Malang itu, bahkan menyediakan sejumlah doorprize menarik bagi anak-anak. Yaitu, sepeda BMX. Bertema Gebyar Vaksin Bagi Anak, Polres Malang menyediakan 1000 dosis vaksin jenis Sinovac dan Astra Zeneca.
Khusus di lembaga sekolah, saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten sedang berkoordinasi dengan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Malang untuk mendata anak-anak yang akan divaksin.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
“Kalau data dari pusat sasaran kami ada 208.693 anak-anak. Mereka itu semua usianya 6 hingga 11 tahun. Hanya saja, sesuai data Dinas Pendidikan jumlah anak-anak kurang lebih 170 ribu, sisanya dari Kemenag,” ujar Kadinkes Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, Sabtu (18/12/2021).
Kata Arbani, vaksin yang digunakan untuk anak di Kabupaten Malang berumur 6 – 11 tahun adalah jenis Sinovac. Stoknya saat ini cukup aman dan memadai. Sementara Dinkes Kabupaten Malang sejauh ini masih emiliki 300 ribu dosis vaksin. “Kami masih punya 300 ribuan dosis jenis Sinovac, insyallah cukup,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala MI NU Bululawang, Sukadi usai memvaksin 500 anak-anak mengaku, jika ada siswa-siswinya yang takut hingga menangis disuntik vaksin adalah sesuatu yang lumrah. “Kalau anak-anak kan begitu takut. Anak takut-takut ya kurang percaya diri aja. Tapi juga ada yang kendel (berani) kok,” ujarnya.
Dia menjelaskan, vaksinasi tersebut menyasar 500 siswa siswi terlebih dulu. Sementara jumlah totalnya adalah 932. “Nanti sisanya ada tahap kedua. Ini jenis Sinovac dari Polres Malang dan sudah laporan ke kantor Kemenag Malang untuk dosis yang pertama,” pungkasnya. (yog/kun)






