Jember (beritajatim.com) – Sampah tertimbun dan ratusan pohon di sepanjang Sungai Bedadung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terlilit sampah plastik. Kondisi memprihatinkan ini ditemukan pegiat organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Jember saat melakukan investigasi sampah, Minggu (27/2/2022) kemarin.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sampah”]
Hamdi, anggota Mapala Jember mengatakan, ada peningkatan jumlah pohon yang terlilit plastik sejak 2019. “Pada tahun 2019, data yang kami peroleh, semula 20 timbulan sepanjang jalur jembatan Nuris sampai jembatan Semanggi. Pada 2022 awal ditemukan 253 pohon terlilit plastik dan 120 timbulan sampah yang didominasi ukuran sedang 2-5 meter dan beberapa di antaranya berukuran besar 10-15 meter,” katanya, Selasa (1/3/2022).
Jumlah semakin banyak, setelah pada 27 Februari 2022 mereka menemukan 75 timbulam sampah yang berukuran sedang 2-5 meter dan 18 timbulan sampah berukuran besar 10-15 meter. “Pohon yang terlilit plastik 264 batang,” kata Hamdi.
Mapala juga melakukan audit terhadap sampah. “Total jumlah sampah sampah yang kami ambil. 132 sampah memiliki merek.Masyarakat masih banyak yang menggunakan produk kemasan sachet, sedangkan perusahaan yang bersangkutan masih kurang tanggap terhadap produk yang sudah mereka produksi,” kata Hamdi. [wir/kun]






