Banyuwangi (beritajatim.com) – Mantan Bupati Banyuwangi Ratna Ani Lestari tampak hadir saat upacara Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-252. Bupati yang memimpin pada (2005-2010) itu diundang karena menerima penghargaan sebagai salah satu warga inspiratif.
Begitu juga, Abdullah Azwar Anas. Mantan Bupati Banyuwangi periode 2010 – 2021 yang kini menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi itu juga mendapat penghargaan yang sama.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi pemerintah daerah atas jasa dan prestasi yang dicapai. Kami sangat bangga dan berterima kasih,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (19/12/2023).
Ipuk menyebut, earga penerima penghargaan memiliki latar belakang beragam mulai bidang sosial, pendidikan, kesehatan, olahraga, hingga pegiat lingkungan. Penerima mulai pelajar hingga korporasi.
“Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas sumbangsih mereka bagi kemajuan Banyuwangi. Mereka adalah orang-orang yang telah berkontribusi positif atas kiprah dan prestasinya yang membawa nama Banyuwangi di pentas nasional maupun internasional,” katanya.
Misalnya, Misyati salah sath penerima penghargaan bidang sosial. Dia merupakan bidan teladan penggerak pembangunan kesehatan masyarakat.
Misyati merupakan bidan senior yang memberikan pelayanan persalinan di salah satu wilayah terluar di Banyuwangi, Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Ia juga berhasil menekan angka kematian ibu dan anak hingga nol.
Ada pula anak-anak berprestasi Banyuwangi seperti Felicia Dahayu siswa kelas 5 SDN 1 Pesanggaran, yang meraih juara 1 Lomba Matematika tingkat nasional kategori individu. Juga ada Yusril Ihsan Adintanegara siswa berprestasi juara 1 Olimpiade Sains Nasional.
Selain itu Aldhea Azarine Bharata siswi SDN 1 Mojopanggung, yang baru saja memenangkan Juara 1 lomba karate dunia di Portugal. Ada juga Ahmad Nadhif, bocah inspirator penghafal Alqur’an 30 juz yang menyelesaikan hafalannya di usia 7 tahun.
“Saya berharap prestasi yang diraih anak-anak ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman pelajar lainnya. Jangan ragu untuk memiliki mimpi meraih prestasi hingga level dunia. Kuncinya adalah rajin belajar dan berlatih serta mau menjalani tantangan,” kata Ipuk.
Selain itu, ada Hilman Syah Anwar yang menerima penghargaan sebagai tokoh muda bidang konservasi dan pembuat kapal pembersih laut, serta warga Banyuwangi inspiratif lainnya.
“Kami rutin mengundang bupati periode sebelumnya mengingat jasa besar mereka. Banyuwangi bisa seperti ini tak lepas dari pengabdian beliau,” kata Ipuk. [rin/suf]






