Malang (beritajatim.com) – Richard Elber Barends mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) rutin berlatih fisik secara mandiri.
Hasilnya, ia dinobatkan sebagai Juara 1 Kumite -55 Kg Putra Mahasiswa dan Umum, pada Kejuaraan Karate Piala Pangdam V Brawijaya 2023, di GOR Hayam Wuruk, Surabaya, pada bulan Juli 2023 lalu.
“Untuk sampai di posisi jawara tidak ada latihan khusus. Biasanya saya berlatih mandiri atau otodidak, dan selalu latihan fisik rutin. Untuk sparing biasanya saya sparing ringan bersama rekan-rekan karate di kampus UM (Universitas Negeri Malang),” ujar Mahasiswa Teknik Sipil S-1 ITN Malang ini.
Pada ajang ini Richard tanding sebanyak dua kali. Semifinal kontra atlet dari Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha, dan saat final melawan Renanda atlet Karate Funakoshi Mojokerto.
“Paling menantang melawan Renanda karena reflek serta gerakan baguss sehingga sulit saya untuk mendapatkan poin,” ujar Richard sambungan Whatsapp.
Baca Juga: SDN di Sidoarjo Terapkan Sekolah Responsif Gender
Kejuaraan Karate Piala Pangdam V Brawijaya 2023 jadi laga keempatnya selama studi di ITN Malang sekaligus jadi kejuaraan kedua tahun 2023. Richard tercatat menyabet Juara 1 Karate Piala Panglima Divif 2 Kostrad pada Mei 2023 lalu juga, dan Kejuaraan 4th National Open Karate Championship 2023.
Dengan perolehan prestasi itu, mahasiswa teknik sipil angkatan 2020 ini kedepan semakin getol untuk meraih prestasi.
“Meraih pengalaman lebih di sini (pertandingan). Semoga nanti kedepannya bisa terus semangat dan tetap bertanding di event-event selanjutnya,” harap mahasiswa asal NTT ini.
Baca Juga: Puluham Warga Pertanyakan Transparansi Ketersediaan Lahan Makam Milik REI
Sebagai informasi, Kejuaraan karate dibuka langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf. Kompetisi diikuti oleh 4235 atlet dari dalam dan luar Jawa Timur.
Jumlah tersebut menjadi peserta terbanyak yang mengikuti kejuaraan karate di Indonesia. Didukung oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, dan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jatim, kompetisi untuk memberikan wadah kegiatan positif bagi generasi muda. Serta dapat melahirkan atlet-atlet karate Jawa Timur. (dan/ian)






