Ngawi (beritajatim.com) – Rumah milik Sri Lestari (43) di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur terbakar pada Senin (31/7/2023) pukul 11.00 WIB. Janda yang sehari-sehari berdagang nasi pecel di rumahnya itu histeris melihat rumah dan warungnya ludes oleh api.
Kejadian berawal saat Sri berada di dapur. Dia kemudian mendengar suara ledakan dari kamar anaknya. Saat itu, bersamaan api berkobar dan menjalar ke seluruh rumah. Sri pun panik keluar rumah dan meminta tolong.
Sebagian tetangganya tengah berada di sawah. Sebagian yang berada di rumah langsung memadamkan api dengan alat seadanya dan kemudian meminta tolong Damkar Ngawi.
“Ada suara ledakan dari kamar saat dilihat api sudah membesar. Saya tidak tau yang meledak apa. Saya panik berteriak minta tolong hanya saja warga banyak yang ke sawah,” kata Sri Lestari masih terisak.
BACA JUGA:
Bus Eka Tertimpa Pohon Tumbang di Magetan, Arus Lalin Ngawi-Maospati Tersendat 1 Jam
Tetangganya, Jasmiati mengatakan jika warga sempat menggunakan alat seadanya untuk mencoba memadamkan api. Namun, angin yang bertiup kencang memperbesar api yang berkobar.

“Api warga panik dengan peralatan seadanya padamkan api tapi api makin besar itu. Yang terbakar ga cuma rumah tapi warung nasi pecel milik Bu Sri ini,” kata Jasmiati.
Sekitar 18 menit setelah dihubungi warga, Damkar Ngawi oun tiba di lokasi. Mereka segera menjinakkan api dan kemudian melakukan pembasahan. Sayangnya, rumah Sri sudah ludes.
BACA JUGA:
Ibu Muda di Ngawi Ditemukan Meninggal Tenggelam di Sungai
“Saat laporan masuk api sudah membesar sampai atap. Kami datang masih ada api, dua unit mobil pemadam kami kerahkan. Tidak ada korban jiwa, diduga korsleting listrik,” kata Lilik Kukuh Junianto, petugas Damkar Ngawi.
Sri Lestari hanya bisa pasrah. Selain rumah ludes, harta bendanya turut dilalap si jago merah. Ditambah, dia kehilangan warung tempat dia mencoba menghidupi diri dan anak semata wayangnya. [fiq/beq]






