Sampang (beritajatim.com) – Sebuah rumah yang ada di Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, nyaris ludes dilalap si jago merah. Pasalnya, sekitar pukul 04.14 WIB, Rabu (11/1/2023) pagi, rumah milik Farid tersebut, mendadak terbakar. Dugaan sementara, api muncul karena konsleting arus pendek.
Kapolsek Pangarengan, Ipda Sujiono saat ditemui membenarkan adanya musibah tersebut, dan menurut keterangan beberapa orang saksi. Bahwa, api muncul pertama kali dari arah belakang atau dapur. “Api muncul dari belakang, kebetulan memang ada dapur dan kandang sapi yang hangus lebih awal,” terangnya, Rabu (11/1/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”kebakaran”]
Ia menjelaskan, karena rumah terbuat dari kayu dan sebagian kecil di tembok, maka mempermudah penyebaran api, sehingga cepat terbakar dalam waktu yang singkat. “Totalnya ada dua bangunan yang terbakar, yakni rumah dan kandang ternak milik pak Farid,” tegasnya.
Masih kata Kapolsek, mendapat adanya informasi terkait kebakaran, ia langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat. Alhasil, api berhasil dipadamkan dan dilakukan pembasahan agar tidak merembet ke rumah warga lainya. “Alhamdulilah tidak ada korban jiwa hanya kerugian material, saat kejadian berlangsung korban sedang tertidur pulas,” imbuhnya.
Terpisah, menurut Farid korban rumah terbakar tersebut mengaku, bahwa api yang paling besar berasal dari belakang atau dapur lalu merembet ke depan. “Kami masih tidur saat api pertama kali muncul, baru kita sadari saat terasa panas dan suara percikan api yang merambat dari belakang ke depan,” tandasnya.[sar/kun]






