Surabaya (beritajatim.com) – PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda memastikan kesiapan pasokan daging sapi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. RPH memprediksi adanya peningkatan permintaan daging sapi di masyarakat selama periode libur akhir tahun.
“Pada Natal dan Tahun Baru 2025 diprediksi ada kenaikan permintaan kebutuhan daging sapi di masyarakat sekitar 5 persen,” ujar Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho, di Surabaya, Rabu (17/12/2025).
Sebagai operator penyedia dan pengendali pasokan daging di Kota Surabaya, RPH telah melakukan perhitungan kebutuhan harian. Berdasarkan data internal, lonjakan permintaan biasanya terjadi pada sepuluh hari terakhir di penghujung tahun.
“Database RPH tahun 2024 menunjukkan peningkatan pembelian daging segar maupun frozen, dengan rata-rata kenaikan sekitar 700 kilogram per hari selama libur Natal dan Tahun Baru,” kata Fajar.
RPH Surabaya juga memastikan ketersediaan sapi hidup siap potong dalam kondisi aman dan mencukupi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus mencegah kelangkaan daging di pasaran.
“Pasokan sapi hidup siap potong sudah kami siapkan untuk memastikan ketersediaan daging sapi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.
Terkait harga, RPH mencatat adanya kenaikan harga daging sapi di tingkat pasar. Kenaikan ini disebut sejalan dengan meningkatnya harga sapi hidup di tingkat hulu.
“Pantauan di Pasar Daging Arimbi RPH Surabaya menunjukkan kenaikan harga sekitar Rp3.000 sampai Rp5.000 per kilogram. Daging kelas satu dari Rp110 ribu menjadi Rp115 ribu per kilogram,” ungkap Fajar.
Menurutnya, jenis daging yang paling banyak dicari masyarakat saat libur akhir tahun antara lain tenderloin, daging slice medium, dan slice premium. Data penjualan akhir tahun sebelumnya menunjukkan pola konsumsi yang relatif sama.
“Dari data outlet RPH Surya Mart pada Desember 2024, terjadi peningkatan penjualan daging saat libur Natal dan Tahun Baru, dan akhir 2025 diperkirakan juga demikian,” jelasnya.
Fajar menegaskan, RPH Surabaya berkomitmen menjaga kelancaran distribusi dan kualitas daging agar kebutuhan masyarakat selama Nataru dapat terpenuhi secara optimal.
“Kami memastikan seluruh proses pemotongan, distribusi, dan pengawasan kualitas daging berjalan sesuai standar. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan daging sapi yang aman, layak, dan tersedia selama periode Natal dan Tahun Baru,” tutup Fajar. [asg/ian]






