Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mengatakan jika rotasi pemain dan rotasi taktik menjadi prioritas utama tim dalam mengarungi laga-laga di turnamen Piala Presiden ini.
Meski target meraih kemenangan tetap dipasang, sang pelatih menegaskan bahwa memberikan menit bermain kepada seluruh skuad adalah misi utama yang berhasil dituntaskan pada pertandingan terakhir.
”Ketika kami merencanakan pertandingan ini, salah satu target tentu untuk menang, tetapi target utamanya adalah mencoba memberikan menit bermain untuk semua pemain dan kami berhasil melakukannya,” ujar mantan pelatih PSM Makasar ini, Kamis (30/7/2026).
Pelatih bertubuh tambun ini menyoroti perbedaan performa tim antara babak pertama dan kedua di setiap pertandingan selama melawan Persija Jakarta maupun PSMS Medan.
Menurutnya, dominasi peluang di babak pertama sedikit berkurang usai jeda akibat banyaknya pergantian pemain yang dilakukan demi menjaga kondisi fisik skuad.
“Mungkin karena kami melakukan terlalu banyak pergantian, dan ketika terlalu banyak pergantian, sulit untuk menjaga konsistensi. Tetapi bagaimanapun, targetnya adalah menang dan memberi kesempatan bermain bagi semua pemain target itu berjalan baik,”ucapnya.
Meski puas dengan sikap dan kerja keras anak asuhnya, pelatih memberikan evaluasi khusus terkait permainan di babak kedua terutama saat menghadapi kebangkitan lawan.
Ia menilai para pemain seharusnya bisa tampil lebih tenang untuk mengontrol tempo saat lawan mulai menekan.
“Hari ini di babak kedua ketika pertandingan menjadi terbuka dan tim Medan berusaha mencetak gol, kami seharusnya bisa menahan bola. Kami membuat transisi yang bagus, tetapi umpan terakhir dan keputusannya terkadang tidak begitu baik. Jika kami bisa menahan bola dan beristirahat sambil menguasai bola, hal ini perlu kami tingkatkan di masa mendatang,” tutupnya. (way/aje)






