Probolinggo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Probolinggo akhirnya membangun jembatan sementara untuk menghubungkan Desa Sumberduren dan Andungbiru Kecamatan Krucil yang beberapa waktu lalu ambruk diterjang banjir bandang, selanjutnya Pemkab berencana akan membangun jembatan gantung pada tahun anggaran 2023 nanti.
Plt Bupati Probolinggo, HA Timbul Prihanjoko mengungkapkan, jembatan sementara itu dibangun untuk memperlancar akses masyarakat di dua desa tersebut.
“Alhamdulillah, BPBD dan teman-teman yang lainnya bahu membahu membuat jembatan sementara untuk memperlancar akses masyarakat yang ada di Desa Sumberduren Kecamatan Krucil dan Desa Andungbiru Kecamatan Tiris,” kata Timbul, Rabu (26/1/2022).
Timbul menilai, keberadaan jembatan di Dusun Sumber Kapung ini sangat besar sekali manfaatnya bagi masyarakat. “Jadi jembatan ini sangat vital sekali bagi masyarakat di Dusun Sumber Kapung ini, makanya kita tinjau kesini bisanya untuk menyelesaikan persoalan ini. Rencananya nanti akan dibangun jembatan gantung disini,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahyo Saputra mengatakan, pihaknya melakukan asessmen di lapangan dengan tim DPUPR dan dirapatkan dengan tim SDA Provinsi Jawa Timur sehingga ada kontribusi dari tim SDA Provinsi Jawa Timur terkait dengan penanggulangan sementara.
“Terkait dengan jembatan, kalau sifatnya permanen nanti kita anggarkan di tahun 2023. Terkait alokasinya bisa berasal dari APBD maupun APBN,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”probolinggo”]
Hengki menjelaskan, nantinya pihaknya akan merevitalisasi jembatan dengan jembatan gantung, sehingga bentangnya semakin panjang.
“Untuk sementara ini, mungkin ada penguatan menggunakan bronjong di kanan kiri sayap jembatan sehingga kalau ada banjir atau air datang itu sudah aman, tentunya harus ada kontribusi dari masyarakat terkait upah dan bahan. Kalau bahan saya kira banyak dari batu-batu sehingga BPBD tinggal menyiapkan bronjongnya,” terangnya.
Hengki menyebut, untuk pembangunan jembatan gantung diperlukan alokasi anggaran kurang lebih sekitar Rp 2 miliar.
Diketahui, pada Kamis (20/1/2022) petang kemarin, jembatan yang menghubhngkan Desa Sumberduren dan Andungbiru Kecamatan Tiris, roboh diterjang banjir bandang. Akibatnya aktivitas warga terganggu. [tr/but]






