Surabaya (beritajatim.com) – Ribuan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) akan datang ke Kodiklatal Krembangan, Surabaya, untuk acara pengesahan warga baru PSHT pada hari ini, Jumat (28/7/2023).
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce, mengungkapkan akan mengawasi acara ini dengan ketat. Hal ini dimaksudkan demi menjaga ketertiban dan keamanan.
Ia juga telah memberikan himbauan agar tidak ada konvoi pesilat yang mengganggu lalu lintas atau menciptakan kegaduhan. Pihaknya bahkan tak segan untuk menindak tegas para pesilat yang melanggar aturan.
Adapun berikut ini beberapa hal yang ditekankan dalam himbauan kepolisian, di antaranya sebagai berikut:
BACA JUGA: Ratusan Aparat Dikerahkan Acara Pengesahan Warga Baru PSHT Pasuruan
- Larangan membawa atribut bendera atau atribut lainnya yang berpotensi menyebabkan kegaduhan. Hal ini bertujuan untuk mencegah potensi konflik atau bentrokan antara kelompok pesilat.
- Pelarangan membawa senjata tajam dan mabuk-mabukan, yang tentunya bertujuan untuk mencegah potensi kekerasan atau tindakan berbahaya dari pesilat yang hadir.
- Pesilat yang tidak menerima undangan untuk pengesahan diharapkan untuk tetap berada di rumah. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan yang tidak terkendali di lokasi acara.
- Penyediaan kendaraan khusus dan pengawalan oleh petugas kepolisian untuk mengantar pesilat yang diundang hingga ke lokasi pengesahan, dan juga untuk memastikan kembali mereka pulang dengan aman setelah acara selesai.
- Tindakan tegas dan terukur akan diambil oleh kepolisian, termasuk penilangan, terhadap pesilat yang melanggar aturan selama acara berlangsung.
Upaya koordinasi antara kepolisian dan pihak-pihak terkait seperti dewan pengurus dan pengawas PSHT juga menjadi hal yang penting dalam menjaga situasi kondusif dan aman selama acara berlangsung. (fyi/nap)






