Kediri (beritajatim.com) – Revitalisasi Alun-Alun Kota Kediri terus dikebut. Kali ini, ratusan pohon mulai dirobohkan.
Pohon-pohon yang selama ini berdiri di kawasan Alun-Alun Kediri mulai ditebang oleh Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri.
Dalam merobohkan ratusan pohon di kawasan Alun-Alun Kota Kediri ini, petugas DLHKP menerjunkan ratusan personilnya.
BACA JUGA : Pemkot Kediri Bekali Standar Mutu Keamanan Pangan pada Produsen IRTP
Pemotongan ratusan pohon ini menjadi tahapan awal dari proses revitalisasi Alun Alun Kota Kediri yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2023 mendatang.
DLHKP Kota Kediri mencatat, ada 200 pohon nantinya akan dilakukan pemotongan, kemudian 90 pohon dilakukan karantina dan 100 pohon masih tetap digunakan.
Djati Ferry Krisna Pamungkas, Pengendali ekosistem hutan ahli muda DLHKP Kota Kediri mengatakan, dalam pelaksaan penebangan pohon ini, dirinya mengerahkan ratusan personil untuk mengejar waktu.
BACA JUGA : Pelajar SMP di Kediri Bikin Surat Pribadi untuk Bupati, Isinya Sebuah Kritik
“Pihak kontraktor akan segera membuat perimeter atau pagar pembatas, dalam pelaksanaan revitalisasi Alun-alun Kota Kediri,” kata Djati Ferry Krisna Pamungkas.
Djati menambahkan, untuk pohon yang dikarantina harapannya pohon tersebut masih bisa ditanam kembali, seperti pohon jenis palm.
Sedangkan, DLHKP Kota Kediri butuh waktu satu minggu, untuk melakukan penebangan pohon tersebut.
Sementara itu, Pemkot Kediri menyiapkan dana sedikitnya Rp23 miliar untuk proyek revitalisasi Alun Alun Kota Kediri ini.
BACA JUGA : Bunda Fey Wisuda Ibu Lanjut Usia dan Ibu Hebat Lulusan SELANTANG dan SOTH Kota Kediri
Untuk wajah baru desain Alun-alun Kota Kediri ini nantinya berpegang kepada fungsi awal dari sebuah alun-alun.
Dimana alun-alun ini diharapkan dapat menjadi RTH untuk memenuhi kebutuhan sosialisasi masyarakat di Kota Kediri. [nm/ted]






