Madrid (beritajatim.com) — Kekalahan dari Arsenal pada leg kedua perempat final Liga Champions 2024/2025 bisa jadi menjadi akhir dari era Carlo Ancelotti di Real Madrid. Media-media Eropa meyakini bahwa entrenador asal Italia itu tidak akan melanjutkan tugasnya bersama Los Merengues musim depan, meski kontraknya masih berlaku hingga 2026.
Real Madrid harus tersingkir dengan agregat telak 1-5 dari The Gunners. Kekalahan 1-2 di hadapan publik sendiri, Estadio Santiago Bernabeu, pada Kamis (17/4/2025) dini hari WIB, menunjukkan bahwa strategi Ancelotti dianggap tak lagi efektif. Padahal, Real datang dengan misi berat, membalikkan defisit tiga gol dari leg pertama.
Kegagalan ini mencoreng pencapaian Ancelotti yang selama ini telah mempersembahkan 15 trofi bagi Real Madrid. Dua di antaranya adalah gelar Liga Champions yang diraih dalam empat musim terakhir. Namun, hasil buruk musim ini membuat manajemen disebut-sebut mulai mencari penyegaran di kursi pelatih.
Real Madrid memang masih punya peluang di dua ajang domestik, yakni LaLiga dan Copa del Rey. Namun, peluang itu pun masih belum pasti. Di LaLiga, mereka tertinggal empat poin dari rival abadi FC Barcelona. Di Copa del Rey, Real akan kembali bertemu Barca di partai final pada 27 April mendatang.
“Aku tidak tahu (tentang masa depan bersama Real, Red). Bisa tahun ini, bisa tahun depan ketika kontrakku habis. Arsenal lebih baik dari kami,” ujar Ancelotti dikutip dari Marca.
Kegagalan ini juga kembali memunculkan nama Xabi Alonso sebagai kandidat kuat penerus Ancelotti. Pelatih Bayer Leverkusen itu disebut-sebut sebagai figur ideal untuk membawa angin segar ke ruang ganti Madrid, meskipun musim ini tim asuhannya terancam nirgelar setelah musim lalu mencatat prestasi ganda (double winners).
Di tengah ketidakpastian ini, rumor yang telah lama beredar kembali menguat: Carlo Ancelotti bakal membesut Timnas Brasil. Federasi Sepak Bola Brasil disebut sudah lama mengincarnya sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Kualifikasi Piala Dunia dan turnamen internasional lainnya.
“Semua pemain tidak ada masalah dengan Ancelotti. Terkadang, kami memang butuh evaluasi (atas hasil buruk, Red),” ujar penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois. [dio/beq]






