Ponorogo (beritajatim.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, masuk bursa Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun. Reaksi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pun bisa dibilang campur aduk, antara bangga dan tidak rela.
Di satu sisi, orang nomor 1 di Kabupaten Ponorogo itu merasa bangga. Banyaknya pejabat di lingkup Pemkab Ponorogo yang masuk bursa menjadi Pj, entah itu untuk Pj wali kota ataupun Pj bupati, malah semakin bagus.
Artinya, kata Sugiri, didikannya selama ini berhasil. Sehingga pejabat yang bersangkutan diminati oleh daerah lain untuk ikut mengelola roda pemerintahan.
“Semakin banyak kader Ponorogo masuk bursa Pj, semakin bagus. Artinya saya mendidiknya berhasil,” ungkap Sugiri Sancoko, Selasa (5/12/2023).
BACA JUGA:
Tekan Stunting, Bupati Ponorogo Bagi 1 Ton Ikan ke 10 Desa
Tetapi di sisi lain, ketika Agus Pram, panggilan akrab Sekda Agus Pramono, masuk bursa Pj Walkot Madiun itu, Sugiri juga merasa tidak rela. Kang Giri, sapaan karib Sugiri Sancoko, sudah menganggap Agus Pram sebagai sahabat dan teman dekat dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan Pemkab Ponorogo.
“Sebagai sahabat, saya tentu tidak rela. Karena teman saya dalam bekerja untuk memperbaiki Ponorogo,” katanya.
Namun, jika nantinya Agus Pram terpilih menjadi Pj Walkot Madiun, Sugiri akan sangat mendukung. Kader-kader Ponorogo akan sangat baik jika bisa disebarkan ke mana saja. Hal itu tentu juga bisa mencitrakan bahwa pejabat di Ponorogo bagus.
“Kader Ponorogo bisa disebar ke mana saja kan semakin bagus,” pungkasnya.
BACA JUGA:
Bupati Ponorogo Belum Buka RSUD Bantarangin, Ini Alasannya
Untuk diketahui sebelumnya, masa jabatan Wali Kota Madiun Madidi tinggal beberapa minggu. DPRD Kota Madiun pun mulai memproses usulan 3 nama calon Pj wali kota.
Ada 3 nama, yang muncul dalam pembahasan para wakil rakyat tersebut. Yakni Soeko Dwi Handiarto (Sekda Kota Madiun), Agus Pramono (Sekda Kabupaten Ponorogo) dan Mokh Sodiq Triwidiyanto (Sekda Kabupaten Ngawi). Ketiganya itu, akan diusulkan menjadi Pj wali kota ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). [end/beq]






