Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan emak-emak pengajian di Kota Surabaya mendoakan agar Partai Golkar diberikan kemudahan dan kemenangan di Pemilu 2024 mendaatang. Ratusan emak-emak pengajian ini merasa terharu dengan langkah silaturahmi dan permohon restu dari Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni.
“Kami terharu dengan langkah silaturahmi dan permohonan restu yang dilakukan oleh Pak Toni (Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni). Kami mendoakan semoga diberi kemudahan dan kemenangan di Pemilu 2024,” kata salah satu jamaah pengajian ibu-ibu, Sudarmi di acara Konsolidasi Partai Golkar Surabaya di Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Kamis, (17/11/2022).
Menurut Sudarmi, biasanya para tokoh-tokoh politik biasanya menyapa warga hanya pada saat mendekati pemilu atau saat kampanye saja, sebelum dan setelahnya pemilu jarang dilakukan. “Tapi Pak Toni ini beda, beliau menyapa kami jauh sebelum acara politik. Ya seperti warga dan wakilnya (anggota legislatif). Merakyat lah istilahnya,” kata Sudarmi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”golkar”]
Tak hanya doa dan restu, lanjutnya, pertemuan antara emak-emak pengajian dengan Ketua Golkar Surabaya tersebut berlangsung gayeng. Ada interaksi tanya jawab seputar persoalan kota, lingkungan, program-program pemerintah hingga permasalahan bantuan kepada masyarakat.
Pada akhir pertemuan, para emak-emak pengajian memanjatkan doa bersama yang ditujukan untuk kemudahan dan kemenangan Golkar pada pemilu 2024.
“Kami doakan dengan tulus, semoga apa yang menjadi keinginan atau hajat Pak Toni dan Golkar terkabul demi kesejahteraan masyarakat Surabaya. Semoga diberi kemudahan dan kelancaran pada pemilu mendatang serta dapat meraih hasil yang diharapkan” ujar Sudarmi yang diaminkan oleh emak-emak pengajian yang lain.
Mendapati hal itu, Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni tidak menyangka jika mendapat dukungan dan doa dari emak-emak pengajian. Dia meyakini bahwa doa tulus dari para emak-emak pengajian dan masyarakat dapat mengetuk pintu langit untuk kemudahan Golkar Surabaya menyongsong kontestasi politik di 2024.
Menurutnya, kerja politik kemanusiaan yang selama ini dilakukan oleh Partai Golkar, tidak akan lancar jika tidak mendapat ridho dari Allah SWT. “Sebagai partai nasionalis religius, kami percaya bahwa Allah SWT yang bisa membolak-balikkan hati manusia. Semoga doa Ibu-ibu pengajian bisa membalikkan hati yang awalnya warga tidak suka menjadi pemilih Partai Golkar, yang sudah suka tambah semakin mencintai Partai Golkar,” pungkasnya.[asg/kun]






