Surabaya (beritajatim.com) – Rangkaian pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VII/2022 resmi dimulai. Ini ditandai dengan pengambilan api Porprov di Kawah Ijen Blue Fire Bondowoso pada Senin pagi (20/6/2022).
Ketua Panitia Besar (PB) Porprov Jatim VII, Deddy Suhayadi, menyampaikan Kawah Ijen Blue Fire ini dipilih karena satu-satunya sumber api di kawasan empat daerah yang menjadi tuan rumah Porprov yaitu Bondowoso, Situbondo, Lumajang dan Jember.
“Kemudian, Kawan Ijen ini merupakah khazanah karena blue fire hanya ada dua di dunia ini. Satu di Islandia dan satunya di Kawah Ijen ini,” ungkap Deddy.
Deddy mengatakan tim pengambil api naik ke Kawah Ijen pukul 01.00 WIB menyesuaikan jam buka penanjakan. Kemudian, api diambil lalu dibawa turun sekitar pukul 04.00 WIB.
Proses selanjutnya, api akan dikirab memutari setiap kecamatan di Bondowoso pada pagi hari. “Sore hari sebelum jam 17.00 WIB api akan disemayamkan di Pendopo Kabupaten Bondowoso sehari,” kata Deddy.
Keesokan harinya, api dikirab ke Situbondo lanjut ke Lumajang dan berakhir di Jember sebagai penanda dimulai pesta olahraga terbesar di Jatim tersebut pada 25 Juni 2022. Pria yang juga Wakil Ketua Umum KONI Jatim itu menyampaikan, api Porprov ini menjadi lambang semangat membara para atlet yang akan berjuang meraih prestasi.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Porprov-Jatim”]
“Blue fire kita ambil sebagai penyemangat kepada peserta Porprov VII sebanyak 12 ribu orang. Tak hanya kepada atlet, tapi penyemangat masyarakat untuk menyambut prestasi,” pungkasnya.
Karena itu, ia berharap Porprov VII ini akan menghasilkan prestasi terbaik dan banyak terjadi pemecahan rekor yang ditorehkan atlet-atlet muda Jatim.
Selain prestasi, melalui Porprov ini diharapkan mampu menggugah perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19. (way/beq)







