Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Bumi Wali F berhasil meraih 3 poin dalam laga perdana Liga 3 Jatim Grup F di Stadion Gajah Mada Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (5/11/2021). Skor akhir 0-2 atas tim tuan rumah menjadi modal awal tim berjuluk Laskar Para Wali ini.
Pelatih Kepala Bumi Wali FC, Ainur Rofiq mengatakan, meski pertandingan sempat tertunda lantaran faktor cuaca namun tim pelatih mengucapkan syukur karena anak asuhnya berhasil memenangkan pertandingan perdana tersebut. “Alhamdulillah, hari ini kita lebih beruntung dan anak-anak telah memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Tim pelatih sudah menginstruksikan anak asuhnya jika sepak bola bermain dalam waktu dua kali 45 menit. Di laga perdana, anak asuhnya bermain cukup baik, tidak bermain nervous (grogi). Namun justru anak asuhnya bisa mencetak tiga poin. Menurutnya evaluasi di laga perdana tidak hanya teknis tapi juga non teknis.
“Evaluasi sederhana saja, tidak hanya teknis tapi juga non teknis. Seperti nanti kita harus lebih sabar dalam permainan karena wasit memang pengaturnya. Kita respect dengan keputusan mereka, artinya kartu-kartu yang seharusnya tidak didapatkan, kami dapat,” katanya.
Target Bumi Wali FC di laga perdana terpenuhi karena target tim berjuluk Laskar Para Wali ini selalu menang di setiap pertandingan. Sehingga untuk pertandingan selanjutnya, poin 3 yang diraih di laga perdana menjadi modal awal untuk menjalani laga berikutnya melawan AC Majapahit, Minggu (7/11/2021).
“Memang kita akui, untuk pertandingan kedua kita hanya ada jeda satu hari. Sedangkan tim lawan memiliki jeda waktu cukup lama, memang ini kendala yang tidak bisa kita antisipasi. Kita harus bisa menjaga stamina tapi apapun yang terjadi, insya Allah tim kita sudah punya tekad karena jargon kita Bumi Wali FC tekad,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ac-majapahit”]
Menanggapi kekalahan atas tim tamu, Ass Pelatih Ngawi FC, Nanang Purwanto mengaku kecewa dengan hasil pertandingan namun ada evaluasi dari tim pelatih untuk anak asuhnya. “Terkait evaluasi yang harus kita lakukan adalah antara lain taktikal juga secara mental. Karena memang pemain kita banyak pemain muda,” urainya.
Evaluasi dilakukan agar pemain bisa bermain maksimal di laga kedua. Pertandingan kedua, Ngawi FC akan menghadapi Naga Emas Asli pada, Minggu (7/12021) depan, akan menerapkan strategi baru. Karena tim yang dihadiri berbeda dengan di laga perdana.
“Kita akan coba maksimalkan potensi. Targetnya karena di laga perdana kita belum dapat poin maka di laga berikutnya kita harus dapat 3 poin. Terkait kartu merah tadi, secara teknis di lapangan memang sebenarnya dipancing oleh musuh karena bola yang seharusnya dimainkan ditendang oleh lawan sehingga mempengaruhi emosi para pemain,” jelasnya. [tin/but]







