Magetan (beritajatim.com) – Pasar senilai Rp 3,7 miliar bakal dibangun di dekat pasar Parang yang berasal dari Kemendag. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Magetan menyebut keberadaan pasar tersebut cukup dibutuhkan untuk mengakomodir pedagang.
Sekaligus, memberikan embrio untuk menuju pasar berstandar nasional Indonesia. “Baru mengarah saja, belum sampai ke yang benar-benar berstandar SNI,” ungkap Handoko Kabid Pasar Disperindag Magetan, Minggu (15/8/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-magetan”]
Pasar dengan tipe D itu disesuaikan dengan Permendag RI No 37/M-DAG/PER/5/2017 tentang pedoman pembangunan dan pengelolaan sarana perdagangan, disebutkan bahwa pasar rakyat terdiri dari empat tipe yakni tipe A, B, C, dan D.
Sedangkan pasar rakyat tipe D merupakan pasar dengan operasional pasar paling sedikit satu kali dalam satu minggu, jumlah kapasitas pedagang paling sedikit 100 (seratus) orang. “Sehingga ini adalah skala yang paling kecil,” ungkapnya.
Dia menyebutkan di atas lahan seluas sekitar 800 an meter persegi itu bakal berdiri sebanyak 19 kios, satu tempat pembuangan sampah, kantor pengelola pasar juga musala. Juga sebuah los yang bsia memuat setidanya 90 pedagang. “Konsep dan masterplannya langsung dari kementerian perdagangan, karena ini berupa tugas pembantuan,” paparnya. (fiq/kun)






