Pasuruan (beritajatim.com) – PT. Tirta Investama Pandaan berikan pembinaan untuk memberdayakan pensiunan pegawai. Pembinaan yang diberikan berupa edukasi tentang wirausaha, mulai dari berternak dan juga bertani.
Menurut Direktur Yayasan Investasi Sosial Indonesia (YISI), Syukur S. Apriwiyanto mengatakan bahwa hal ini merupakan salah satu cara dalam mensejahtrakan mantan karyawan. Pembinaan ini diberikan YISI dalam program Sekolah Pensiunan Aqua (SPENA) tahun 2023.
“Kami fokuskan disekitaran pabrik Aqua Pandaan dan saat ini ada sekitar 30 orang yang sedang diberikan pembinaan wirausaha. Sedangkan pensiunan pegawai lainnya yang ada di sekitaran pabrik memilih buka usaha sendiri,” kata Apri, Kamis (20/7/2023).
Kegiatan ini tak hanya memberikan pembinaan berwirausaha, namun para pensiunan juga bisa terus menjalin tali silahturahmi. Sehingga para pensiunan bisa bersosialisasi dengan rekan kerjanya dulu.
Guna mengenal lebih dalam, program SPENA ini dilakukan langsung di lahan yang sudah disiapkan. Setidaknya ada sekitar 3.200 meter persegi lahan yang dikelolah untuk bertani maupun berternak.
Konsep pertanian yang diberikan juga bisa dibilang sangat ramah lingkungan. Hal ini dikarenkan pengelolaan lahan serta pembasmian hama penyakit menggunakan bahan organik seperti POC JST (Pupuk Organik Cair Jamu Sehat Tanaman).
Ada banyak berbagai macam sayuran yang ditanam mulai dari cabai kecil, tomat, kacang panjang, timun, dan buncis. Sedangkan untuk pemasarannya, SPENA menjualnya je Bumdes hingga pasar tradisional.
Sedangkan untuk pensiunan yang berfokus dalam bidang berternak, SPENA membangun peternakan kambing. Terbukti, saat Idul Adha kemarin, kambing yang dibesarkan berhasil terjual sebanyak enam ekor.
Tak hanya kambing, SPENA juga menyediakan kandang dengan lebar 25 dan panjang 15 meter untuk berternak bebek. Dalam kandang ini terdapat kurang lebih 600 ekor bebek pedaging. “Untuk menambah pengetahuan, peserta Spena kita ajak studi banding ke Blitar. Disana langsung turun bertemu dengan peternak yang berhasil” lanjut Apri.
Kuyatib selaku Kepala Desa Kalitengah mengaku senang karena warganya bisa mendapat ilmu bertani dan berternak setelah sekian tahun mereka disibukan dengan rutinitas di dalam pabrik. “Kami sampaikan terima kasih karena Aqua tidak cukup memperhatikan mantan karyawanya saja, terapi juga pemuda desa dalam wadah karang taruna” ungkap Kuyatib. (ada/kun)
BACA JUGA:






