Probolinggo (beritajatim.com) – PT Paiton Energi dan PT POMI menggelar konservasi berupa Program Perlindungan Mata Air (PERMATA) di Desa Guyangan. Program ini untuk mencegah konversi kawasan hutan menjadi lahan pertanian.
Teknis program berupa penanaman pohon, dengan harapan menjaga kawasan hutan serta meningkatkan volume debit mata air serta mencegah pencemarah oleh limbah ternak, sehingga kelestarian air terjun yang dimiliki oleh Desa Guyangan bisa dijaga kelestaraiannya sebagai aset alam.
Di program PERMATA, PE dan POMI mendorong masyarakat untuk menanam sekitar 10 ribu pohon di lahan sekitar tujuh ha sejak 2018 lalu.
Chief Financial Officer PT Paiton Energy, Bayu Widyanto mengatakan, melalui program PERMATA dan Program Desa Wisata, Perusahaan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Selain berdampak baik terhadap lingkungan, kegiatan ini juga bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat yang memeliharanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”probolinggo”]
“Perusahaan berupaya mengajak masyarakat peduli kepada lingkungan dengan melakukan penanaman pohon dan pembinaan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat Desa
Guyangan,” kata Bayu Widyanto, Rabu (27/10/2022).
Sementara itu, Human Resources Manager POMI, Rochman Hidayat mengatakan, fokus PE dan POMI pada program ini adalah menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk konservasi.
“Program konservasi melalui program PERMATA (penanaman pohon) telah dilakukan di lahan kurang lebih tujuh ha atau sekitar 10.000 pohon. Pada tahun ini sudah ada 378 batang pohon yang ditanam,” kata Rochman Hidayat. [tr/but]






