Jakarta (beritajatim.com) – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa video assistant referee (VAR) akan diterapkan mulai Februari mendatang. Teknologi ini akan dipakai di kompetisi Liga 1.
Oleh sebab itu, Erick mengatakan bahwa PSSI terus mengebut pelatihan mengenai VAR di kalangan pengadil. Sehingga para wasit benar-benar siap menggunakannya pada tahun depan.
Rencananya, pelatihan tersebut akan berlanjut hingga fase ketiga pada Desember 2023 mendatang.
Erick menyampaikan, merek dan sistem VAR untuk Piala Dunia U-17 2023 sama dengan merek dan sistem VAR yang rencananya digunakan di Liga 1mulai Februari 2024.
“Ini sudah bisa kami dorong untuk kami tuntaskan dan ketika Februari nanti VAR benar-benar ada,” tegas pria yang menjabat Menteri BUMN itu dalam laman resmi PSSI.
Erick mengatakan, penggunaan VAR merupakan terobosan dalam mewujudkan sepak bola Indonesia yang lebih profesional dan bersih.
“Dengan ini kami harapkan bisa menekan kesalahan individu untuk para wasit, tetapi kalau ada ‘permainan’, pengaturan skor, atau sepakbola negatif, ya tetap kita tangkap. Polisi punya komitmen penjarakan, saya punya komitmen hukum seumur hidup,” terangnya. (faw/kun)
BACA JUGA: Delapan Pelatih Sudah Lengser di Liga 1 Musim ini






