Sidoarjo (beritajatim.com) – Warga RT 1 RW 1 Desa Klagen Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo, matanya dibelalakkan aksi nekat pria tak dikenal yang memanjat tower Base Transceiver Station (BTS) Minggu, (12/2/2023).
Informasinya, pria yang tidak dikenal itu diketahui jalan arah menuju BTS itu saat pagi hari. Pria muda itu memakai baju hitam dan celana pendek itu, tak lama setelah itu, pria itu sudah berada di puncak tower. “Warga tidak ada yang kenal dengan pria tersebut. Bukan orang sini,” ucap Agus Waluyo salah satu warga.
[berita-terkait number=”2″ tag=”panjat-tower”]
Melihat aksi nekat itu, warga langsung melaporkan ke aparat desa diteruskan ke Polsek Sukodono. Ada juga warga yang mengatakan pria tersebut disebutnya sebagai pencuri, lalu nekat manjat tower seakan biar dikatakan orang stres mau bunuh diri.
Petugas Damkar yang datang ke TKP juga berusaha membujuk kepada pria nekat tersebut, tapi masih belum berhasil. Negosiasi dengan pria tersebut, terus dilakukan agar bersedia turun dari tower BTS.
Malah pria tersebut mau berterus terang terkait persoalannya jika petugas menyediakan rokok dan kopi di atas tower. Petugas juga memenuhi permintaan pria itu. “Diajak komunikasi ya nyambung, seperti pria tersebut depresi,” ungkap Sugeng petugas evakuasi dari Damkar Sidoarjo.
Setelah melalui bujukan dan rayuan dari petugas evakuasi, akhirnya pria tersebut bersedia mengurungkan tekadnya dan akhirnya turun dari tower BTS. [isa/suf]






