Probolinggo (beritajatim.com) – Peristiwa tragis menggemparkan warga Kota Probolinggo baru saja terjadi. Seorang pria bernama Selamed (27 tahun) ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya yang terletak di Jalan KUA, Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok, pada Sabtu (21/9/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Saiful, seorang saksi yang mendengar teriakan minta tolong dari Malik, sepupu korban. Malik kemudian memberitahu Saiful bahwa pamannya, Selamed, ditemukan dalam kondisi tergantung di kamar mandi.
“Setelah mendapat informasi tersebut, Saiful bersama beberapa warga lainnya segera menuju ke rumah korban. Sesampainya di lokasi, mereka menemukan tubuh korban dalam keadaan tergantung dengan menggunakan tali tampar berwarna biru,” ujar Kapolsek Wonoasih.
Korban yang saat itu masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan segera diturunkan dan dibawa ke Puskesmas Wonoasih untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan dari kakak korban, Selamed diduga mengalami depresi sejak ibunya meninggal dunia. Kondisi psikologis yang tidak stabil ini diduga menjadi salah satu faktor yang mendorong korban untuk mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Mereka meyakini bahwa kematian korban murni akibat bunuh diri dan tidak ada unsur pidana di dalamnya,” tambah Kapolsek Wonoasih.
Polisi yang telah melakukan olah TKP tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa korban meninggal dunia akibat tindakan bunuh diri. [ada/aje]






