Gresik (beritajatim.com) – Warga Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, digegerkan dengan penemuan jasad pria yang mengapung di tepi Sungai Bengawan Solo, Jumat (16/10/2026). Korban ditemukan saat seorang warga tengah mencari biawak di sekitar sungai.
Korban diketahui bernama Anas Thohir (41), warga Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik. Jasadnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Kapolsek Dukun AKP Suhari mengatakan, penemuan bermula ketika seorang warga bernama Agus Ristya sedang mencari biawak di pinggiran Bengawan Solo. Saat itu, saksi melihat sesosok tubuh mengapung di tepi sungai.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi melaporkannya kepada perangkat Desa Dukunanyar. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Dukun untuk penanganan lebih lanjut.
“Dari laporan itu, anggota kami kemudian mendatangi lokasi dan berkordinasi dengan Puskesmas Dukun. Serta memeriksa sejumlah saksi lainnya,” katanya.
Masih menurut AKP Suhari, dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan depresi sejak duduk di bangku SMA. Kondisi tersebut, menurut keterangan keluarga, berkaitan dengan masa setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.
“Sebelum ditemukan meninggal, korban disebut sempat menjalani pemeriksaan atau kontrol kesehatan di RS PKU Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” ungkapnya.
Suhari menambahkan, atas dasar itu keluarga korban menyatakan tidak berkenan dilakukan visum terhadap jenazah di RSUD Ibnu Sina Gresik.
“Setelah jenazah dievakuasi, tim medis Puskesmas Dukun juga memastikan
tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” imbuhnya. [dny/ian]






