Probolinggo (beritajatim.com) – Kepengurusan DPD (Dewan Pengurus Daerah) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Probolinggo periode 2022-2027 resmi dilantik, organisasi perawat itu akan fokus kepada pemetaan dan penguatan kompetensi anggota, Rabu (16/3/2022).
Ketua DPD PPNI Kabupaten Probolinggo, Sugianto mengatakan, setelah melengkapi struktur kepengurusan dan Dewan Pertimbangan yang menjadi amanah pertama, pihaknya akan segera menyusun program kerja sesuai dengan janji penyampaian visi dan misi pada saat kampanye yang akan mengefektifkan semua pengurus untuk berjalan dengan baik.
“Secara periodik nantinya setiap tiga bulan sekali seluruh program yang ada di DPD PPNI Kabupaten Probolinggo akan kita evaluasi. Kita juga akan segera mendirikan bidang-bidang usaha,” katanya.
Tidak hanya itu, Sugianto juga akan melakukan pemetaan kepada seluruh perawat yang ada di Kabupaten Probolinggo mulai dari rumah sakit, puskesmas dan klinik. Termasuk jenjang karir dan pendidikannya. “Jadi nanti akan kita petakan untuk peningkatan kompetensi ke depan,” jelasnya.
Terkait dengan penanganan terhadap beberapa penyakit, Sugianto menegaskan bahwa peranan perawat selalu ada di depan. Pihaknya akan selalu berkolaborasi dengan tim medis maupun dokter untuk membantu Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
“Teman-teman perawat saya kira sudah siap karena sudah dibekali dengan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan penanganan kegawatdaruratan dan penanganan penyakit menular. Semua teman-teman sudah mempunyai kompetensi masing-masing,” tegasnya.
Sugianto kembali menegaskan bahwa bahwa pengurus DPD PPNI Kabupaten Probolinggo harus berani berkorban, minimal berkorban waktu. Sebab namanya pengurus itu akan lebih banyak berkorban baik moril maupun materiil. (tr/kun)






