Magetan (beritajatim.com) – Efektivitas pembelajaran saat mas pandemi jadi fokus SMPN 2 Barat. Yakni dengan menggunakan radio untuk menyiarkan pembelajaran. Pembelajaran lewat internet jadi pelengkap pembelajaran lantaran tak semua siswa memiliki ponsel pintar. Begitu pun, masih banyak yang terkendala sinyal bagi yang menggunakan smartphone.
‘’Pelajaran lewat radio disiarkan mulai pukul 07.00 hingga pukul 12.00. Frekuensi 92,0 MHz, dengan daya jangkau sekitar sepuluh kilometer,’’ ungkap Kepala SMPN 2 Barat Sarmun.
Radio pun memudahkan pembelajaran dan menjangkau sampai rumah siswa hingga titik yang terjauh. Mayoritas siswa tinggal tak jauh dari sekolah, sehingga masih bisa menyimak pembelajaran dari guru melalui radio.
‘’Efektivitasnya mencapai 90 persen dengan support pembelajaran lewat internet untuk pembelajaran tetap bisa dilakukan dua arah. Kami yang memelopori pembelajaran lewat radio di Magetan,’’ katanya.
Dia menyebut sejak awal ada pandemi tahun lalu, pembelajaran lewat radio langsung digunakan. Kebetulan, pihaknya menyiapkan radio untuk sarana belajar anak – anak terlebih untuk kegiatan ekstrakurikuler.
‘’Nah karena saat itu ada instruksi belajar di rumah, kami langsung gunakan. Berikut dengan sosialisasi terlebih dulu pada orang tua siswa,’’ katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
Meski terkesan hanya menerima pelajaran lewat radio, pada dasarnya siswa masih bisa memberikan umpan balik terhadap penjelasan guru. Yakni dengan mengirim pesan baik SMS atau dengan pesan lewat media sosial.
‘’Ini yang kami maksud dua arah. Sehingga, masih bisa menstimulasi anak – anak dalam mencerna pembelajaran yang diberikan guru meski tak bisa bertatap muka langsung,’’ terang Sarmun. [fiq/but]






