Sumenep (beritajatim.com) – Sebuah pom mini di Dusun Jepun Timur, Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, ludes terbakar, Jumat (20/08/2021). Bahkan tidak hanya pom mini yang terbakar. Api juga merembet ke kios konveksi dan toko asesoris di sebelah pom mini.
Pom mini tersebut milik Suyanto (35), warga Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng. Saat kejadian, pom mini dijaga oleh istrinya, Heliyah.
“Heliyah mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya. Luka bakarnya mencapai 80 persen,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.
Musibah kebakaran itu berawal ketika Heliyah mengisi BBM ke tangki pom mini, kemudian ditinggal belanja sayur di sekitar kios pom mini. Kemudian Heliyah diberi tahu warga jika BBM yang diisi ke tangki pom mini tumpah sampai ke jalan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kebakaran”]
“Korban Heliyah pun bergegas ke kios untuk mematikan mesin pom mini. Tak berselang lama, terjadi ledakan disertai api yang menyebabkan kios pom mini terbakar,” ungkap Widiarti.
Korban terkena sambaran api dan mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Sebagian warga menolong korban, dan sebagian lagi membantu memadamkan api dengan alat seadanya.
Setengah jam berikutnya, datang 4 mobil pemadam kebakaran. Api baru bisa dijinakkan 1jam berikutnya. Namun api terlanjur merembet ke kios konveksi milik adik pemilik pom, dan sebuah toko asesoris, kosmetik, perlengkapan bayi, milik Nur Hasanah, warga Desa Cangkreng.
“Selain itu, sebuah sepeda motor Yamaha Vega milik pemilik pom mini juga ikut terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta,” terang Widiarti.
Sedangkan Heliyah, istri pemilik pom mini, karena luka bakarnya cukup parah, maka dari Puskesmas Lenteng dirujuk ke RSI Kalianget. (tem/kun)







