Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto Kota menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional, Senin (21/4/2025). Ada yang berbeda, kali ini seluruh perangkat upacara mulai dari komandan upacara, pengibar bendera hingga pengucap Tri Brata dan Catur Prasetya semuanya diambil alih oleh Polwan Polres Mojokerto Kota.
Lantaran upacara yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Upacara yang digelar di halaman Polres Mojokerto Kota diikuti oleh Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran anggota serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polres Mojokerto Kota. Upacara dipimpin Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri.
Dalam sambutanya AKBP Daniel menyampaikan bahwa saat ini masyarakat menaruh harapan besar terhadap Polri dengan pelayanan yang baik, cepat, mudah, murah dan transparan yang akan terwujud jika dalam diri tertanam motivasi kerja dan terpatri komitmen yang tinggi.
“Momen Hari Kartini tanggal 21 April 2025 ini, adalah hari dimana emansipasi wanita diperjuangkan, karena sejatinya cita-cita perjuangan Kartini bukan hanya untuk kaum perempuan saja, namun untuk memberikan konstribusi positif terhadap bangsa dan negara,” ungkapnya.
AKBP Daniel mengajak semuanya untuk terus berjuang, belajar dan bertumbuh kembang menuju Indonesia baru yang berkeadilan dan tanpa diskriminasi apapun. RA Kartini merupakan sosok wanita pribumi yang sangat antusias dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan dan pahlawan sebagai pendobrak emansipasi wanita.
“RA Kartini menginspirasi banyak wanita untuk berkarya seperti yang dilakukan kaum laki-laki. Banyak tugas dan pekerjaan yang semakin kompleks menjadi tanggung jawab kita bersama dengan berbagai tantangan dan hambatan di depannya,” katanya.
Di akhir sambutannya, AKBP Daniel berpesan bahwa melalui momentum peringatan Hari Kesadaran Nasional dan Hari Kartini tidak hanya dijadikan sekedar seremonial saja. Namun diharapkan bagaimana semua bisa mengambil keteladanan dari sosok pahlawan nasional tersebut.
“Mari terus belajar dan jadilah generasi perempuan hebat dan juga berani tampil serta berkontribusi untuk bangsa, seperti Ibu Kartini,” tutupnya. [tin/but]






