Surabaya (beritajatim.com) – Polrestabes Surabaya, di Jalan Sikatan I mendadak digeruduk oleh ratusan buruh, Rabu (06/04/2023) malam.
Ratusan buruh tersebut berkumpul sebagai bentuk solidaritas dari lima rekannya yang ditangkap oleh pihak kepolisian karena menggelar unjuk rasa sebelumnya di PT Agel Langgeng (Kapal Api Group) pada siang hari.
Sekretaris FSPMI Surabaya, Nurrudin Hidayat menjelaskan, aksi kepolisian yang menangkap 4 orang koordinator lapangan dan 1 perangkat DPW usai berdemo di PT Agel Langgeng dengan tuntutan hak pembayaran atas upah pekerja dan tunjangan hari raya (THR) dinilai berlebihan. Lantaran, tidak ada aksi anarkis yang dilakukan oleh buruh hingga demo berakhir.
“Alasannya (dari pihak polisi) sudah melewati jam demo mas. Alhamdulillah sekitar pukul 22.30 WIB ke 5 orang buruh yg diamankan sudah dibebaskan,” ujar Nurudin saat dikonfirmasi awak media, Kamis (06/04/2023) dini hari.
https://beritajatim.com/peristiwa/demo-buruh-di-surabaya-polisi-kerahkan-4-ribu-personel/
Aksi di depan Polrestabes Surabaya sempat tegang lantaran massa buruh yang kian bertambah. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce sempat menemui para buruh dan mempersilahkan perwakilan buruh untuk berunding. Alhasil, kelima orang yang sempat diamankan diperbolehkan pulang.
“tadi sudah kita siapkan Tim LBH. Cuma tadi belum sempat melakukan pendampingan kawan-kawan sudah dibebaskan,” imbuh Nurudin.
Terpisah, Kombes Pol Pasma Royce, Kapolrestabes Surabaya saat dikonfirmasi lewat panggilan telefonnya belum memberikan komentar apapun terkait aksi buruh ini. (ang/ted)






