Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Wali Kota Sutiaji Sambang ke Berbagai Umat Beragama di Kota Malang

Wali Kota Malang, Sutiaji saat sambang ke umat Hindu di Pura Astawinayaka.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Pusat mencanangkan tahun 2022 sebagai tahun toleransi beragama. Merespon program positif tersebut, Pemerintah Kota Malang turut mendukungnya. Diawali dengan mengunjungi para umat beragama di Kota Malang.

“Ini menjadi sejalan dengan misi ketiga Kota Malang. Mewujudkan kota yang rukun dan toleran berazaskan keberagaman dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan dan gender. Karenanya, sebagai bentuk menjalin kerukunan antar umat beragama,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Selasa, (26/10/2021).

Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko hadir di tengah-tengah umat Hindu di Pura Astawinayaka, yang berada di area ITN Kampus 2 Malang. Sutiaji menyebut, kunjungan ini dalam rangka  menguatkan sikap toleran dan kerukunan antar umat beragama, demi kebaikan dan kemajuan Kota Malang.

“Saya berpesan agar antar umat beragama tidak berburuk sangka dengan saling mencurigai satu sama lain. Kita harus berkumpul, rukun, membantu, merangkul, tidak saling mencurigai. Tidak mungkin kita bisa rukun jika tidak positive thinking,” ujar Sutiaji.

Pura Astawinayaka menjadi lokasi pertama yang dikunjungi dalam kegiatan silaturahmi ini. Keunikan pura ini mengundang apresiasi dari Walikota Sutiaji. Pasalnya tempat beribadah umat Hindu ini berdiri berdampingan dengan gereja dan masjid.

“Saya berikan apresiasi ini tempatnya. Di Kota Malang itu sudah ada gereja berdampingan dengan masjid. Di sini justru ada pura berdampingan dengan dua tempat ibadah lain. Kita merajut kebhinekaan ya, kita merangkul semua. Kita hadir ke semua umat,” tutur Sutiaji.

Tidak hanya mengunjungi umat beragama Hindu. Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan bersilahturahmi ke umat kristiani di Gereja Bala Keselamatan, Jalan Dr. Cipto Kota Malang. Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mewakili Sutiaji menyapa umat kristiani. Kegiatan ini dihadiri oleh lima puluh Sinode, para pendeta, dan tokoh-tokoh pemuka agama terkait.

Menurut Bung Edi, sapaan akrabnya kegiatan ini memiliki esensi untuk merawat, dan mengomunikasikan berbagai masalah ekonomi, sosial, infrastruktur melalui kerukunan umat beragama.

“Dan secara bersama untuk membangun ekosistem ketahanan, keamanan, dan ketertiban di Kota Malang. Dengan pemahaman bahwa Kota Malang ini adalah rumah kita, yang harus  dirawat dan dijaga bersama,” ucap Bung Edi.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang, dr. Putu Moda Arsana, berterima kasih atas kunjungan Wali Kota Sutiaji bersama rombongan. Menurutnya kunjungan ini dapat menjadi momentum untuk menghayati ajaran Catur Guru pada agama Hindu, yang salah satunya mengenai Guru Wisesa.

“Guru Wisesa adalah pemerintah kita. Hari ini kita dikunjungi Guru Wisesa kita. Pak Wali, Pak Wawali, dan Ketua DPRD. Terima kasih atas kunjungannya. mudah-mudaban umat Hindu di Malang dapat mendukung kebijakan Pemerintah dan kami dapat berpartisipasi,” tandasnya. [luc/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar