Politik Pemerintahan

Resmi, Banyuwangi Tutup Seluruh Tempat Wisata

Banyuwangi (beritajatim.com) – Usai rapat kordinasi jajaran Forpimda Banyuwangi bersama Satuan Tugas Penanggulangan Covid 19, memutuskan menutup seluruh aktivitas destinasi wisata selama libur tahun baru. Penutupan mulai diberlakukan pada Kamis, 31 Desember 2020.

“Kita melihat harus ada tindakan menyusul kasus orang terpapar Covid 19 di Banyuwangi cukup tinggi. Jadi total kita lakukan penutupan. Selama empat hari itu menjadi kesepakatan bersama dan kesadaran bersama,” kata Sekretaris Daerah Banyuwangi Mujiono usai melakukan rapat koordinasi di ruang Satgas Covid 19, Selasa (29/12/2020).

Penutupan ini, kata Mujiono, semata dilandasi rasa kemanusiaan. Selain itu, penutupan juga memberikan kesempatan bagi warga agar tetap menjaga kesehatan di rumah. “Ini harus kita lakukan, bukan apa-apa. Kalau kita melihat ekonomi di Banyuwangi jauh dari daerah lain,” katanya.

Pihaknya mengimbau agar warga yang datang ke Banyuwangi tetap menerapkan protokol kesehatan. Pun bagi mereka yang menginap di hotel. “Jadi orang dari daerah lain tidak kita minta hasil rapid tes antigen seperti daerah lain. Tapi, kita minta pihak hotel yang kita imbau harus melakukan pemeriksaan itu,” ungkapnya.

Selain destinasi wisata, Pemkab Banyuwangi dan Satgas Covid 19 mengeluarkan surat edaran untuk menutup ruang publik. Misal, ruang terbuka hijau maupun taman di tengah kota. “Semua kita akan lakukan penutupan. Termasuk, toko modern, mall, restoran, warung makan yang kami batasi jam operasionalnya,” tegasnya. (rin/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar