Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang memiliki Rumah E-Sport pertama di Indonesia yang diberi nama M-Zone. Wadah bagi komunitas E-Sport ini berada di Kantor Perumda Tunas Malang, Jalan Kolonel Sugiono, No 176, dan baru diresmikan pada Kamis, (30/3/2023) kemarin.
M-Zone lahir berkat kerjasama Perumda Tunas Malang dengan PT Infra Yes Solusindo dalam membangun sebuah fasilitas untuk komunitas E-Sport. M-Zone dilengkapi dengan studio podcast, broadcast, dan battle arena simulation.
Wali Kota Malang, Sutiaji mengklaim dari data yang mereka kumpulkan setidaknya ada 3 ribu lebih mahasiswa di Kota Malang dengan latar belakang teknik informatika. Hal ini dianggap sebagai potensi besar dalam pengembangan ekosistem E-Sport.
https://beritajatim.com/ragam/daftar-e-sport-pc-terbaik-dengan-hadiah-tinggi/
“Saya kira semakin ekosistem terbangun semakin bagus. Empat tahun lalu ketika diminta tim kreatif, kami memilih dari 16 subsektor saat itu, memilih aplikasi dan game. Potensinya besar di Kota Malang. Memang perlu memahamkan ke masyarakat bahwa game itu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Sutiaji, Sabtu, (1/4/2023).
Sutiaji meyakini bahwa bermain game juga bisa medorong pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah mendapatkan dukungan dana dari donatur dan iklan. Dia juga menyebut, bahwa Perumda Tunas Malang dan PT Infra Yes Solusindo cukup jeli menangkap peluang ini. PT Infra Yes Solusindo adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur telekomunikasi berbasis fiber optik dan digital.
“Kami harapkan bisa menumbuhkan ekosistem yang positif. Kami ingin menunjukan kalau Malang adalah gudang dan talenta atlet e-sport,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Pemerintahan & Media, PT Infra Yes Solusindo, Mangihut Hasudungan mengatakan M-Zone juga menggandeng pelaku UMKM. Di tempat ini terdapat sentra UMKM Kuliner yang akan menggunakan bahan baku dari Rumah Potong Hewan Halal & Thayib Perumda Tunas Malang. Semuanya berbasis aplikasi digital.
“Kawasan M-Zone juga didukung layanan internet super cepat oleh CBN Fiber dan mengedepankan pemakaian Green Energy.
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/e-sport-bakal-masuk-kurikulum-begini-komentar-kabid-pendidikan-smp-lamongan/
Ide ini lahir dari keinginan bahwa digitalisasi ekonomi berbasis green energy harus segera direalisasikan. Visi untuk mendekatkan teknologi digital kepada seluruh lapisan masyarakat harus dibarengi dengan manifestasi misi digitalisasi yang benar dan menyentuh konsumen,” ujar Mangihut.
Mangihut mengungkapkan, bahwa mereka juga menyiapkan belasan tempat berwirausaha di M-Zone dengan modal di bawah Rp5 juta. Rumah E-Sports diharapkan menjadi percontohan pengembangan ekosistem dan bisnis E-Sports di Kota Malang dan Indonesia.
“M-Zone juga dihadirkan mendukung pelaku UMKM bidang kuliner. Pelaku UMKM bisa menjadi entrepreneur yang berhasil di kemudian hari,” tandasnya. [luc/but]






