Politik Pemerintahan

Pemkab Sumenep Beri Sanksi Warung Makan Buka Siang Hari

Sumenep (beritajatim.com) – Selama bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten (PemkaB-) Sumenep menghimbau agar pemilik warung dan restoran tidak buka pada siang hari, karena dianggap mengganggu kaum muslimin yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Himbauan itu hanya berlaku pada bulan puasa. Jadi para pedagang makanan dan minuman, diminta tidak membuka warung di siang hari,” kata Plt Kepala Satpol PP Sumenep, Sukirman, Kamis (09/05/2019).

Himbauan tersebut tertulis dalam surat edaran Nomor 300/286/435.070.2/2019 yang ditandatangani oleh Plt Kepala Satpol PP setempat, Sukirman tertanggal 6 Mei 2019.

“Penjual makanan boleh buka mulai jam15.00 WIB hingga malam hari. Apabila tidak mengindahkan himbauan itu, maka kami akan memberi sanksi. Minimal berupa teguran,” ujarnya.

Selain himbauan agar penjual makanan tidak buka di siang hari, Pemkab juga menghimbau agar pengusaha hiburan tidak menyajikan kegiatan yang menimbulkan kemaksiatan dan kemungkaran serta keresahan masyarakat. “Selama bulan Ramadan, semua pihak diminta tetap menjaga ketentraman, ketenangan dan ketertiban umum,” ucapnya.

Ia menambahkan, selama bulan Ramadan, masyarakat juga dilarang memperjualbelikan dan menyembunyikan petasan atau sejenisnya, karena mengganggu ketentraman dan ketertiban umum. “Selain itu, kami juga menghimau masyarakat agar turut menjaga dan memelihara fasilitas umum untuk kenyamanan bersama,” tukasnya. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar