Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus melakukan peremajaan terhadap asetnya, yakni stadion Batoro Katong. Stadion kebanggaan masyarakat Ponorogo itu, sudah dilakukan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya, pemerintahan Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita membangun pintu masuk di sisi selatan stadion. Yang nampak begitu gagah saat dilihat dari Jalan kembar Suromenggolo.
“Kita sudah melakukan berbagai langkah. Yakni termasuk membangun pintu masuk sebelah selatan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, Rabu (23/08/2023).
Perbaikan terhadap stadion Batoro Katong, kata Sekda juga akan dilakukan pada tahun depan. Pemkab Ponorogo telah mengalokasikan dana untuk menanam rumput dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Agus Pramono mengklaim bahwa penanaman rumput akan dilakukan pada awal tahun 2024 dan dana sebesar Rp 400 juta telah dianggarkan untuk tujuan ini.
“Rencananya, rumput akan ditanam pada awal tahun 2024. Sudah dianggarkan, tinggal dibahas dengan teman-teman DPRD Ponorogo,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi. Dia menjelaskan bahwa penanaman rumput tidak bisa dilakukan secara langsung. Sebelum penanaman, perlu dilakukan perencanaan sistem drainase dan pengairan, terutama mengingat kondisi musim kering yang menyulitkan pasokan air. Sehingga, untuk penanaman rumput dilakukan pada tahun 2024 nanti.
“Sebelum ditanami rumput, harus jelas sistem drainasenya. Perencanaan ini sudah disiapkan. Bagaimana pengairan saat musim kemarau,” katanya.
Judha menyebut bahwa langkah-langkah perbaikan telah dilakukan, termasuk pembangunan ground tank sebagai tempat penampungan air. Air tersebut nantinya akan dipompa dan dialirkan ke Stadion Batoro Katong saat musim kemarau.
BACA JUGA:
Ada Agro Wisata Kebun Anggur Berbagai Varietas di Ponorogo
Selanjutnya, rencananya akan dibangun pagar depan. Jogging track di luar stadion pun sudah ada. Agus Pramono dan Judha Slamet Sarwo Edhi mengakui bahwa proses perbaikan ini dilakukan bertahap, mengingat keterbatasan anggaran dalam APBD. Meskipun demikian, mereka meyakinkan bahwa ada perhatian yang serius dalam merencanakan dan melaksanakan perbaikan stadion untuk kepentingan masyarakat Ponorogo.
“Perbaikan ini dilakukan bertahap, sebab dana APBD juga terbatas. Tahun depan rumput dianggarkan Rp 400 juta,” pungkas kepala dinas yang identik dengan kumis hitamnya itu. [adv/end/but]






