Gresik (beritajatim.com) – Menghadapi pemilihan legislatif (Pileg) 2024, sejumlah petinggi PKS yakni Ketua Majelis Habib Salim Segaf Al Jufri, dan Presiden Akhmad Syaikhu turun ke bawah atau turba ke Kabupaten Gresik. Kehadiran dua tokoh PKS itu, salah satu agendanya bertemu dengan bacaleg asal Jawa Timur.
Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan menuturkan, pertemuan dengan para tokoh Jawa Timur di Gresik dalam rangka menguatkan konsolidasi internal dan membangun kolaborasi.
“Membangun Indonesia, khususnya Jawa Timur ini tidak bisa sendiri, harus bersama-sama,” tuturnya, Jumat (7/7/2023).
Dalam pertemuan itu, Irwan melaporkan bahwa PKS Jawa Timur akan mengajukan 87 bacaleg DPR RI, 120 DPRD Provisi dan 1.694 DPRD kabupaten/kota se-Jawa Timur. “Bacaleg yang terdaftar merupakan hasil sinergi dan kolaborasi kami, banyak tokoh masyarakat yang bergabung dan ingin berjuang bersama PKS,” ungkapnya.
Meski demikian lanjut dia, PKS membuka peluang untuk berbagai tokoh masyarakat yang ingin membangun Indonesia.
Sementara itu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang mendampingi Habib Salim di hadapan tokoh masyarakat menyampaikan perkembangan positif PKS di masyarakat. Menurutnya, berbagai lembaga survey, saat ini menempatkan PKS jauh di atas hasil survey pada 2019 lalu. “2019 lalu, hasil survey PKS dari berbagai lembaga survey menempatkan PKS di 1-3 persen. Saat ini, PKS ada di 3-9 persen, alhamdulillah,” paparnya.
Syaikhu menjelaskan tahun 2019 lalu PKS mendapatkan suara 8,21 persen, meningkat 3 kali lipat dari hasil survey.
Jika mengacu pada 2019 lalu, target PKS mencapai 15 persen suara, akan memungkinkan tercapai. “Apalagi, saat ini banyak kejutan, berbagai tokoh tiba-tiba mengabarkan akan mendukung PKS, tinggal bagaimana dibuktikan dengan kerja-kerja sistematis untuk terus melayani rakyat,” pungkas Syaikhu. [dny/kun]
BACA JUGA:






