Politik Pemerintahan

Kaya Mendadak, Warga Sampang Tolak Bantuan Pemerintah

Ilustrasi: Bantuan Sembako

Sampang (beritajatim.com) – Sejumlah warga di Kabupaten Sampang, Madura. Memilih lepas dari status sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Alasannya, mereka merasa mampu memenuhi kebutuhan sendiri tanpa bantuan dari pemerintah.

Koordinator PKH Kabupaten Sampang, Nanang menyampaikan, warga yang memilih keluar dari data KPM sekitar 40 orang, terhitung dari 2019 sampai pertengahan 2020.

“Mereka mengundurkan diri dalam kategori mandiri semisal menjadi TKI ke luar negeri dan ada yang mendapatkan harta warisan alias kaya mendadak,” terangnya, Kamis (30/7/2020).

Sementara dari 40 orang yang memilih keluar dari penerima bantuan, sebanyak 25 orang dinyatakan sebagai kaum kelas menengah baru.

“Rata-rata seperti itu. Kondisi ekonomi sudah membaik maka yang bersangkutan mundur dari penerima PKH,” imbuhnya.

Selain itu, ada 14 KPM bantuan sosial melalui PKH juga mundur dan masuk pada kategori mandiri sejahtera. Lantaran penerima sudah memiliki usaha.

“Sudah melampaui kebutuhan hidup secara mandiri. Sehingga mereka tidak selalu bergantung pada bantuan dari pemerintah,” tandasnya.[sar/ted] 





Apa Reaksi Anda?

Komentar