Politik Pemerintahan

Gerindra Berharap Bupati Jember Bisa Hadiri Paripurna Interpelasi

Jember (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Jember Moh. Satib berharap Bupati Faida bisa menghadiri sidang paripurna interpelasi, Jumat (27/12/2019) siang.

“Bagaimana pun sebagai orang nomor satu bisa menunjukkan taat aturan main,” kata Satib, Kamis (26/12/2019).

Satib membenarkan, jika undang-undang memperbolehkan bupati mewakilkan pada seseorang untuk memberikan jawaban terhadap interpelasi DPRD Jember. “Tidak masalah. Itu persoalan etika saja. Tapi jangan men-judge kalau bupati tidak datang berarti bupati tak punya etika. Jangan seperti itu,” katanya.

Satib mengingatkan bahwa DPRD Jember adalah bagian dari pemerintahan. “Apalagi negara kita menganut trias politika, harus berkomunikasi yang baiklah. Ini sudah hak nornatif Dewan yang dilakukan yakni interpelasi, maka harus ada tindakan formal juga,” katanya.

Sidang paripurna DPRD Jember, Senin (23/12/2019) lalu, akhirnya resmi memutuskan penggunaan hak interpelasi terhadap Bupati Faida. Tujuh fraksi menyatakan setuju tanpa perkecualian. Interpelasi terkait persoalan tidak adanya kuota perekrutan calon pegawai negeri sipil daerah, mutasi, dan perombakan susunan organisasi perangkat daerah yang melanggar aturak sehingga ditegur pemerintah.

Tujuh fraksi itu adalah Fraksi Kebangkitan Bangsa, Fraksi Nasional Demokrat, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, dan Fraksi Pandekar. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar