Politik Pemerintahan

Cegah TKI Ilegal, DPMPTSP dan Naker Sampang Gencar Sosialisasi

Sampang (beritajatim.com) – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP dan Naker) Kabupaten Sampang, gencar melakukan sosialisasi untuk menekan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di daerahnya. Sebab, belakangan ini banyak TKI yang dideportasi terutama dari negara Malyasia.

“Sosialisasi ini penting dilakukan untuk menyadarkan masyarakat agar tidak berangkat secara ilegal, supaya keberadaannya di tanah rantau terjamin,” ujar Kasi Penempatan Tenaga Kerja, DPMPTSP dan Naker Kabupaten Sampang, Jaenodin, Jumat (2/12/2022).

Selain menyadarkan warga yang hendak bekerja keluar negeri, Sosialisasi tersebut juga bisa memberikan pemahaman kepada calon TKI terkait pentingnya jaminan warga negara Indonesia di luar negeri. “Supaya tidak ada TKI yang dideportasi apalagi sampai ditahan karena tidak mengantongi dokumen resmi,” imbuhnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, hingga November 2022, sebanyak 77 orang TKI asal Sampang dipulangkan dari Malyasia. Rata-rata tidak memiliki dokumen yang sah berada di luar negeri.

Mereka yang dipulangkan secara paksa itu karena dokumennya tidak lengkap, bahkan ada yang ditahan oleh polis Malaysia dari 2 bulan sampai 1 tahun.

Sesuai data DPMPTSP dan Naker setempat, mayoritas TKI yang didepotasi tersebut berasal dari kawasan Pantura Sampang, seperti Kecamatan Ketapang, Kecamatan Karang Penang, Kecamatan Sokobanah dan Kecamatan Robatal. “Mudah-mudahan, para warga yang ingin berangkat ke luar negeri, menyadari pentingnya sebagai TKI Legal,” pungkas Jaenudin.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar